Polresta Bandara Soetta Grebek Pembuat 1,2 Ton Pil PCC di Cipondoh

image

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG -  Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), berhasil membongkar pabrik ilegal
pembuat pil PCC (paracetamol, caffeine, carisoprodol) ilegal di Kota Tangerang. Parbik yang merupakan home industri ini terletak di Kav DPR RT06 RW 01, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Saat melakukan penggerebekan di rumah berlantai tiga itu, Polisi berhasil mengamankan 1,2 Ton atau 3,175 juta butir pil PCC berikut bahan dasar pembuatannya . Selain itu, Polisi juga mengamankan sejumlah mesin pencetak didalam rumah berwarna hijau tosca tersebut.

“Kami membutuhkan waktu lima hari untuk menemukan pabrik pembuatan pil PCC ini," Ujar Kasat Narkoba Polresta Bandara Soetta, Kompol Arief Ardiansyah Prasetyo di lokasi, Senin (06/8/2018).

Arief mengatakan, pihaknya menemukan lokasi pembuatan pil PCC ini berawal dari pengiriman paket kargo di Bandara Soetta pada akhir Juli lalu, paket tersebut berisi pil PCC yang mengandung narkotika golongan 1.

“Dari situ kami mengembangkan kasus dan melakukan penelusuran dan  penyelidikan terhadap penerima paketnya, yang kita ketahui beralamat di Makassar," Ungkap Arief

“Kami melakukan penangkapan pada penerima paket, selanjutnya memburu orang terkait dalam kasus ini, yang berujung pada home industri pembuatan pil haram itu di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, kami amankan sepuluh tersangka yang terlibat, yakni berinisial  ANR, AB, DK, IR, SY, SL, TR, RM, AF dan MY," Jelasnya.

Barang bukti yang disita berupa satu kardus paket berisi PCC (Karisoprodol) seberat 17 kilogram dengan total 25 ribu butir yang disita dari tersangka ANR, lima kardus paket berisi PCC dengan berat 220 kilogram dan total keseluruhan 125 ribu butir yang ditemukan di kamar kos AB, 10 kardus jenis obat Yarindo dengan berat 220 kilogram dan total satu juta butir yang disita dari SL, sembilan kardus paket Trihexi dengan berat 220 kilogram dan total 900 ribu butir yang disita dari SL.

Juga 10 kardus paket berisi Zenith dengan berat 220 kilogram dan total 400 ribu butir yang disita dari TR, satu drum berisi campuran obat-obatan yang disita dari MY, beserta 12 kardus PCC dengan berat 204 kilogram dan total keseluruhan 300 ribu butir yang disita dari SL. Total keseluruhan barang bukti 3.175.000  butir dengan berat 1.223 kilogram

Sementara untuk para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 113 ayat 2 lebih subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati. (Rudi s )

Mon, 6 Aug 2018 @23:05

Copyright © 2018 www.sekilasbanten.com · All Rights Reserved
powered by sitekno