Home / BANTEN

Rabu, 25 Maret 2020 - 19:16 WIB

5.000 APD Sudah Terdistribusi, Kadinkes: Distribusi Rapid Test Dilakukan Besok

SEKILASBANTEN.COM, SERANG – Sebanyak 5.000 unit alat pelindung diri (APD) berupa baju Cover All bantuan Pemerintah Pusat telah diterima Dinas Kesehatan dan telah didistribusikan ke seluruh Dinas Kesehatan Kabuapeten maupun Kota dan Rumah Sakit Umum di Banten, Rabu (25/3/2020).

Sementara alat pendeteksi awal corona melalui antibodi yakni, Rapid Test Corona, hari ini telah diterima Dinkes dan akan didistribusikan besok, Kamis (26/3/2020).

Kepala Dinkes Provinsi Banten dr. Ati Pramudji Hastuti yang juga selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten pada Kamis, (26/3/2020) di Serang menyampaikan, pada Senin (23/3/2020) kemarin pihaknya telah menerima secara langsung bantuan.

“Bantuan Rapid Test dari pemerintah pusat baru kami terima tadi pagi, dan besok akan kami distribusikan ke Dinkes kabupaten/kota dan RSU di Banten,” papar Ati.

Ati menjelaskan, Provinsi Banten mendapatkan sebanyak 3.600 Rapid Test dari pemerintah pusat yang akan di distrubusikan ke 8 kabupaten maupun kota dan 1 RSUB sebagai RS pusat rujukan Covid di Provinsi Banten.

Selain itu penggunaan rapid test tersebut akan diprioritaskan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Petugas kesehatan yang kontak erat dengan PDP, serta masyarakat yang melalukan kontak erat dengan kasus terkonfirmasi/positip.

Baca Juga  Usai Rumahnya Dibedah, Kini Emak Iin Bisa Tinggal Dengan Layak

“Provinsi Banten saat ini terdapat 113 rumah sakit untuk ODP, 4 rumah sakit rujukan PDP dan 1 rumah sakit pusat rujukan Covid-19.
Sehingga diharapkan dapat menyediakan bed isolasi bagi seluruh pasien Covid yang berasal dari seluruh wilayah Banten,”jelasnya

Untuk RSUD Banten, lanjutnya, yang sudah masuk sebanyak 7 orang, tetapi saat ini masih sedang menunggu rujukan dari 14 RS. Karena, perlu dilihat terlebih dahulu asal pasien, gejalanya apa saja, ada riwayat kontak atau berkunjung ke daerah terpapar Covid-19 atau tidak dan apakah sudah di tes swab atau belum.

“Kecuali jika pasien yang dirujuk belum dilakukan swab kami yang melakukan swab,” tegasnya.

Bila tes swab sudah dilakukan di RS pertama, maka RSUD Banten tidak melakukan periksa swab ulang dan menunggu hasil dari pemeriksaan yang pertama.

“Karena RSUD Banten adalah sebagai RS rujukan pusat Covid-19 se-Provinsi Banten oleh karenanya kami hanya menerima pasien rujukan PDP yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten,” imbuh Ati.

Baca Juga  Membludak, Warga Rela Antri Pengobatan Gratis di Serpong

Ati juga menjelaskan, berdasarkan update data hari ini, pasien-pasien yang terkonfirmasi atau positif Covid-19 berasal dari Tangerang Raya, sedangkan kabupaten juga kota lainnya belum ada.

Oleh karenanya, sebagai upaya menakan angka Covid-19 di Banten pihaknya, lakukan penapisan melalui PIC masing-masing Rumah Sakit yang akan merujuk ke PIC Rumah Sakit Banten untuk menjelaskan kondisi pasien yang akan dirujuk ke RSU Banten.

“Upaya menekan angka Covid-19 di Provinsi Banten juga dilakukan oleh Pemprov Banten adalah dengan komunikasi resiko secara langsung dan tidak langsung, physical distancing, penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum, memberlakukan WFH (work from home), SFH (school from home), tracing kontak klinis dan non klinis, penambahan ruang/bed isolasi dan pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok serta alat-alat kesehatan,” tuturnya. (RS)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Laksanakan Patroli Gabungan, Polda Banten Siagakan Brimob dan Bataliyon TNI

Kabupaten Serang

PERWAST Turut Berbela Sungkawa Atas Meninggalnya Kepala Desa Blokang Almarhum Oji Sanuji

BANTEN

Pj Sekda Provinsi Banten Dorong Peran KPRI Korpri Banten Dalam Pembangunan Daerah

BANTEN

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Minta Sekolah Perkuat Verifikasi Faktual Hindari Kecurangan PPDB

BANTEN

Wagub Banten Minta Dana Transfer Daerah Sejajar Jabar, Ini Alasannya

BANTEN

Mukerda I MUI Banten, Wagub Andika Sebut Ulama Penyambung Lidah Umaro dan Umat

Lebak

Wujudkan Napi Produktif, Lapas Rangkasbitung Buka Pelatihan Pertanian

BANTEN

Aksi Pencegahan Korupsi, Pemprov Banten Terbaik Ketiga Versi KPK
error: Content is protected !!