SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN – Kepolisian wilayah Kota Tangerang Selatan (Polres Tangsel), mensiagakan 500 personel mengantisipasi perkembangan sidang permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Kabag Ops. Polres Tangerang Selatan, Kompol Murodih, seusai Apel Kesiap Siagaan, di Lapangan Apel Polres Tangerang Selatan, Jumat (14/6/2019) pagi.

“Apel kali ini adalah untuk mengantisipasi kegiatan di Jakarta terkait sidang MK yang dimulai pada hari ini,” tuturnya saat didampingi Iptu Sugiyono (Kasubag Humas Polres).

Perkembangan disana, Kota Tangerang Selatan sebagai wilayah penyanggah Ibukota menyiapkan personil guna mengantisipasi apabila nanti dibutuhkan. Pihak Polres Tangsel dan Polsek Jajaran sudah siapkan sebanyak 500 personil.

“Sementara ini titik-titik kumpul massa belum ada, mungkin dari wilayah perbatasan dengan Tangerang Kota, ataupun Bogor hal itu bisa diantisipasi dengan giat-giat patroli saja,” ujarnya.

Meneruskan himbauan pimpinan, dituturkan Murodih, agar masyarakat bisa memahami kegiatan di MK agar tidak usah datang kesana, karena disana sudah ada yang mewakili termasuk mengimbau masyarakat Kota Tangerang Selatan menyikapi dengan baik.

Sementara, dilokasi yang sama, Kasat Sabhara Polres Tangsel AKP Ii Sutasman, juga telah memerintahkan jajaran anggota Turjawali khususnya, agar tetap melakukan kegiatan sambang wilayah kepada para tokoh-tokoh. “Yang lainnya standby antisipasi kegiatan yang di Jakarta tersebut,” katanya.

Hal sama pula dikatakan Ii, hingga saat ini memang belum ada laporan terjadi titik-titik kumpul massa keberangkatan ke Jakarta.

Perlu diketahui, MK akan memulai menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres pada tanggal 14 Juni 2019, dan menurut jadwal sidang putusan akan digelar pada 28 Juni 2019. (SGY)