SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Ketua tim Kemenangan Daerah (TKD) Kota Tangerang, Bambang Suwondo menargetkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Kota Tangerang mencapai 70 persen suara.

Hal tersebut sampaikanya kepada wartawan, seusai orasi kampanye terbuka perdana dihadapan puluhan ribu simpatisanya, bertempat di Lapangan Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, Minggu (24/3/2019).

PDI P Kota Tangerang

Puluhan Ribu Masa Padati Alun-alun Kota Tangerang, Saat Kampanye Terbuka Perdana Partai PDI Perjuangan, Minggu (24/3).

“Ada satu aset putra daerah KH Ma’ruf Amin adalah asli orang Tangerang Provinsi Banten, kalau masyarakat tidak memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, kita malu kalau sampai kalah dikampung sendiri,” ucap Bambang.

Bambang mengungkapkan, seperti dimakasar dan diujung pandang, dulu Wakil Presiden Yusuf Kalla menang hampir 70 persen diwilayahnya.

“Makanya masyarakat di Kota Tangerang ini harus mencontoh seperti yang ada diujung pandang untuk memenangkan wakil orang asli daerahnya,” ungkapnya

Ia juga menghimbau masyarakat untuk memerangi hoax, karena menurutnya hoax ada di masyarakat Indonesia khususnya di masyarakat Kota Tangerang.

“Katanya jokowi adalah PKI itu bohong, terus nanti ada kawin sejenis itu bohong, lalu ada yang bilang Sholat berjamaah itu nanti dilarang itu semuanya bohong,” tegas Bambang.

Tak hanya itu, Bambang juga mengatakan, sebagai masyarakat Tangerang harus bangga dengan KH. Ma’ruf Amin yang siap membawa masyarakat Kota Tangerang, Provinsi Banten ini lebih maju,” ucapnya.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, waktu beberapa lalu ada kegiatan Houl Nahdlatul Ulama (NU) luar biasa sekali yang hadir. Jadi menurut dia, kalau sampai orang NU dan orang yang muslim mengerti agama, tidak memilih pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin pada 17 April nanti, gak ngerti dirinya harus berpikir.

“Kalau nanti Ma’ruf Amin jadi Wakil Presiden pasti pasilitas infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan akhlak masyarakat yang baik,” imbuhnya.

Bambang menambahkan, untuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dirinya sudah menyiapkan saksi sekitar minimal 2 orang per TPS, yaitu saksi untuk suara Presiden-Wakil Presiden dan suara untuk Legislatif.

“Untuk Masa yang hadir kali ini saya rasa masih kurang maksimal ya, tapi ini kan masih ada waktu 1 bulan. Saya berharap Mudah-mudahan kedepan masa yang hadir dikampanye berikutnya semakin banyak,” tutupnya. (Gusnur).