Banjir Cileduk Indah, Warga Masih Banyak Yang Belum Terevakuasi

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Bencana banjir yang melanda dibeberapa titik di Kota Tangerang hari ini Rabu (1/1),  dampak terparah dialami Wilayah Cileduk Indah 1 dan 2, dan hingga malam ini masih banyak warga yang terjebak dan belum terevakuasi.

Hal itu ungkapkan salah satu korban terdampak banjir, Yogi Dirgantara, yang baru saja dievakuasi pada Rabu (1/1/2020) malam, dari rumahnya di Cileduk Indah 2 No.5 blok b. Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

“Ya pak masih banyak warga yang belum terevakuasi, sepanjang saya di evakuasi tadi banyak warga yang teriak minta tolong,” kata Yogi, singkat.

Sementara dari pantauan Sekilasbanten.com, pihak Polri (Polres Metro Tangerang Kota-red) dan TNI (Kodim 0506/Tgr) bersama instansi lainya, terus berupaya keras untuk mengevakuasi warga. Dengan mendatangkan Brimob dari Polda Metro Jaya dan dari satuan-satuan Batalyon TNI yang dibekali perahu-perahu karet dan peralatan lainya.

Tak hanya itu, posko-posko baik TNI-Polri sudah disiagakan, sementara saat ini terdapat ratusan korban banjir yang mengungsi ke Masjid Jami’ Al Irsyad di Jalan Hasim Ashari, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, dan Masjid lainya yang ada di sekitar lokasi banjir.

Akibat bencana banjir tersebut, satu warga Ciledug Indah dikabarkan meninggal dunia. Koraban atas nama Aceng Ismail (53) warga Komplek Ciledug Indah I, Karang Tengah, Kota Tangerang meninggal dunia diduga lantaran kedinginan saat rumahnya terendam banjir, Rabu (1/1/2020).

Aceng terjebak banjir sejak subuh dan menunggu dievakuasi. Bersama enam orang lainnya korban terjebak di rumah satu lantai itu.

“Tadi saya di telpon suami saya, bapak sudah lemes, tapi gak lama kemudian bapak dikabari sudah meninggal,” terang Dian anak korban kepada wartawan.

Dian mengatakan, rumah yang beralamat di Komplek Ciledug Indah I, Blok B24, Rt 9, Rw 6, Karang Tengah, Kota Tangerang itu terendam hampir dua meter lebih.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim menyatakan, pihaknya sudah menerima adanya korban jiwa akibat banjir ini.

“Saya sudah mendapat laporan, ada satu warga yang meninggal dunia. Saat ini korban juga sudah di evakuasi,” tambah Karim.

Sebagai informasi, akibat luapan kali angke dan hujan dengan intensitas tinggi ratusan rumah di Ciledug Indah I dan II terendam air.
Dan hingga berita ini diturunkan proses evakuasi masih berlangsung. (Gusnur).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This