Home / Kabupaten Tangetan

Kamis, 13 Januari 2022 - 14:19 WIB

Berikut Klarifikasi dan Permintaan Maaf Kades Kadu Atas Ucapan Yang Dilontarkannya

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Kepala Desa Kadu Muhammad Asdiansyah mengklarifikasi soal dugaan hinaan kepada salah satu awak media.

M. Asdiansyah kepada media ini meminta maaf atas nama pribadi dan Pemerintahan Desa Kadu kepada insan pers.

“Tidak ada Niat dalam hati saya untuk menghina ataupun menista kepada saudara chepy maupun kepada institusi media,” ungkapnya Kades Kadu Muhammad Asdiansyah. Kamis (13/1/2022).

Sebelumya beberapa media online ramai memberitakan Kepala Desa Kadu Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang Diduga telah menghina wartawan online dengan Judul berita ” Arogan terhadap wartawan, Oknum Kades MA Balas Silahturahmi dengan hinaan “

Diberitakan sebelumnya. Kasus berawal dari Chepi bersama rekannya Sopyan Hadi dari Wartawan indonesiasatu.co.id hendak silaturahmi ke kantor Desa kadu dan menemui Kades Kadu sekaligus klarifikasi terkait Chat pribadi dari Kades Kadu kepada chepi.

Baca Juga  Sekda Terima Perwakilan Demo Buruh Menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Ketika sampai di Kantor desa sambil bercanda, Kades Kadu menyapa chepi dengan nada yang kurang bagus untuk di ucapkan.

Namun perkataan itu hanyalah sebatas ucapan dari pertemanan dan akhirnya terjadi miscomunication.

“Saya atas nama Pribadi dan aparat pemerintahan Desa Kadu memohon dan meminta maaf Kepada Saudara Chepi khususnya juga kepada Rekan-rekan Media atas Kekhilafan ucapan saya yang di luar kontrol,” ujar permohonan maaf Kades Kadu M. Asdiansyah biasa disapa Kang Meonk.

Terkait insiden dugaan penghinaan yang di lakukan oleh Kadesnya itu, Abuy staf Desa Kadu menceritakan.

Baca Juga  Mahasiswa Tangerang Minta Imigrasi Pulangkan Pekerja Asal China

Chepi memiliki hubungan baik dan sering bersilahturahmi ke Kantor Desa juga akrab dengan pegawai maupun Kades.

“Pak chepy sering mampir ke kantor dan sering ngopi serta ngobrol sambil becanda dengan pak kades. Bahkan, dengan kami juga juga sering ngopi bareng sambil ngobrol dan bercanda,” ungkap Abuy salah satu staf desa Kadu.

Sementara pegiat sosial M. Ade Suhaedih sangat menyayangkan adanya pemberitaan tersebut.

“Insiden tersebut saya kira hanya miscomunication atau bercanda, karena keduanya adalah teman. Saya berharap kedua belah pihak bisa saling memaafkan,” tutup Ade suhaedih yang biasa di panggil bung Dede ini. (hanapi/ris)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangetan

SDN Wanakerta IV Laksanakan Vaksinasi Untuk Usia 6-11 Tahun

Kabupaten Tangetan

Covid-19, Pemdes Atur Strategi BLT Dibayar Langsung 2 Bulan

Kabupaten Tangetan

Pergudangan Prancis Dadap Dilalap Si Jago Merah, Beberapa Gudang Ludes Terbakar

Kabupaten Tangetan

Keluhkan Bising, Warga Grand Puri Asih Kadu Jaya Gerudug PT. Multi Sarana Sakti

Kabupaten Tangetan

Bandel, Pembanguan Toko Indomaret di Sepatan Diduga Tanpa Izin

Kabupaten Tangetan

Sejarah Singkat Atik Soeardi Bupati Tangerang Pertama Tahun 1943

Kabupaten Tangetan

Dewan Asal Pantura Tegaskan Persoalan Tanah di Wilayahnya Selesai

Kabupaten Tangetan

Pembangunan Perumahan Cendana Hills di Binong Diduga Belum Miliki IMB