SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG Berkedok jadi pengusaha rental mobil, 2 orang tersangka penipuan dan penggelapan 14 mobil, inisial S dan Y berhasil diungkap dan ditangkap Polsek Jatiuwung.

Hal tersebut diungkap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim, didampingi Kasubaghumas Kompol Abdul Rachim, Kapolsek Jatiuwung Aditya S.P. Sembiring dan Kanitreskrim AKP Zazali Hariono, di Aula Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (22/10/2019) sore.

“Hari ini kita rilis kasus yang baru saja dilakukan pengungkapan oleh Polsek Jatiuwung. Ini kasus cukup menarik karena kemungkinan banyak terjadi di tempat lain,” kata Kapolres.

Dijelaskanya, bahwa perkara tersebut adalah penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh dua tersangka inisial S dan Y. Pengungkapan berdasarkan laporan dari masyarakat, dengan Nomor Lp. 748/1X/2019/PMJ/RESTRO TNG/ S. Jtu, tanggal 05 September 2019.

“Dari hasil pengungkapan barang bukti (bb) yang sudah diamankan dari kasus penipuan dan penggelapan ini yaitu, sebanyak 14 unit kendaran roda 4 berbagai merk,”

Menurut Kapolres, modus operandi kedua pelaku seolah-olah mereka memiliki usaha yaitu bidang rental kendaraan. Dengan mencoba menarik para konsumen-konsumenya dengan diiming-imingi ke untungan 3 juta perbulan.

Adapun persyaratan yang diinginkan tersangka disamping korban menyerahkan mobil dan juga menyerahkan foto kopi BPKB kendaraan dengan alasan sebagai persyaratan dalam usaha rental.

“Setelah kendaraan diserahkan kepada tersangka, tanpa diketahui pemiliknya mobil digadaikan dengan tanda bukti yang digunakan foto copy BPKB kendaraan-kendaraan tersebut. 1 unit digade berkisar 25 sampai 60 juta tergantung dari jenis kendaraanya,” terang Kapolres.

Setelah digadaikan lanjut Dia, dengan perjanjian 3 sampai 5 bulan tersangka akan mengambil kendaraan yang digade. Tapi faktanya kendaraan tidak diambil sehingga mulai komplain dan tersangka dilaporkan.

“Kita dilakukan penyelidikan, sehingga kedua tersangka bisa kita amankan berikut barang bukti 14 mobil sesui keterangan tersangka,” ujarnya.

Kapolres berharap, dengan kita merilis kasus ini masyarakat lebih berhati-hati dan lebih bisa mengantisipasi, jangan mudah percaya kepada orang-orang oknum yang mencoba menawarkan dengan harga menggiurkan, dengan konpensasi besar.

“Atas perbuatan kedua tersangka, kita jerat dengan pasal 378 dan 372 KUHPidana, dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya. (Gusnur).