Home / Kabupaten Serang

Selasa, 1 September 2020 - 21:54 WIB

Camat Carenang: Apapun Alasanya BST Tidak Boleh Dipotong

SEKILASBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG – Terkait beredarnya pemberitaan dugaan pecatutan dana Rp50.000, dari penerima BST Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Samsuri selaku camat angkat bicara.

Saat dihubungi Camat Carenang Samsuri S.E melalui WhatsApp tegas, bahwa apapun alasannya BST tidak boleh di potong.

“Saya menggaris bawahi dengan alasan apapun tidak boleh mengambil dari BST,” tegas Samsuri, Selasa (1/9/2020).

“Apapun alasannya, kalau itu BST memang tidak boleh, kalau ngambil dari BST kan itu tidak boleh. Bahkan Polisi dan Ombudsman juga sudah kesana,” jelasnya lagi.

Diketahui belum lama ini, warga Desa Walikukun, kecamatan Carenang harus rela tidak rela menyisihkan uang bantuan dari pemerintah pusat melalui kemensos sebesar Rp50.000, dengan dalih iuran untuk pembuatan pos kamling, dan mensukseskan program kampung tangguh, bersih dan aman.

Baca Juga  Koramil 10/Sepatan Lakukan Penegakan Disiplin Kesehatan di Pasar Tradisional

Sebelumnya, Asep Fathurrohman selaku Kepala Desa Walikukun sudah membenarkan bahwa adanya pengambilan uang sebesar Rp50.000, namun dirinya berdalih bukan potongan tapi menampung iuran warga.

“Kalau ada potongan itu tidak benar, tapi kalau ada perangkat kami yang menampung iuran itu benar, dalam rangka kita punya hajat untuk mensukseskan acara Kampung Tangguh Bersih dan Aman, dan pengambilannya pun dengan musyawarah ke masyarakat,” kata Asep.

Sementara itu salah satu warga Desa Walikukun yang namanya enggan disebutkan mengatakan, bahwa potongan Rp50.000, tersebut rata untuk pembuatan pos kamling dan lomba kampung bersih.

“Semua di potong rata masing masing RT, katanya untuk buat Pos Kamling dan lomba kampung bersih, harusnya tidak boleh dipotong tapi ya mau tidak mau karena ketua RT mencatat nama nama warga yang sudah memberi sumbangan,” ujar warga penerima manfaat.

Baca Juga  Pelanggar Operasi Yustisi Terus Menurun, Kesadaran Warga Terus Meningkat

Terpisah, Kanit Tipikor Polres Serang Kabupaten, Junaedi saat ditemui media di ruang kerjanya mengungkapkan, bahwa sudah ada 7 orang yang sudah dimintai keterangan terkait adanya pungutan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

“Sudah ada 7 orang yang kami mintai keterangan perihal adanya pungutan dana Bantuan Sosial Tunai (BST), dan akan kami gelar perkaranya bersama tim saber pungli kabupaten Serang, apakah masuk pidana apa tidak,” kata Junaedi. (Angga).

Share :

Baca Juga

Kabupaten Serang

Dua Kampung Jadi Juara, 1.511 RW Ditargetkan Ikut LKBA

Kabupaten Serang

Bersama Masyarakat, H. Nasrul Ulum Memperingati HUT RI ke-75

Kabupaten Serang

Peringatan 10 Muharram 1442, Yayasan Ponpes Miftahul Ulum Santuni Anak Yatim-piatu

Kabupaten Serang

Berikan Sembako dan Santunan Kepada Anak Yatim-Piatu, Lembaga KSB Gandeng PERWAST

Kabupaten Serang

PWI Kabupaten Serang Salurkan Donasi Kepada Warga Penderita Kanker Mata

Kabupaten Serang

Nasrul – Eki : Kami Akan Perjuangkan Hak Buruh

Kabupaten Serang

MUI dan Pramuka Banten Apresiasi Dinkes Provinsi Banten dalam Menangani Covid

Kabupaten Serang

HUT Ke 10 LSM Geram Gelar Rapat Kerja Dan Kinerja Meraih Sejahtera di My Pisita Anyer