SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA – Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M. Tonny Harjono, S.E., menutup dan membuka Pendidikan Transisi Penerbang Lanud Halim Perdanakusuma, bertempat di Hanggar Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin ( 24/6/2019).

“Pendidikan Transisi Penerbang merupakan jenjang pendidikan lanjutan, yang befungsi untuk meningkatkan kualifikasi Perwira Penerbang TNI AU, sesuai dengan jenis pesawat yang ada dimasing-masing skadron udara di seluruh satuan jajaran TNI AU,” kata Danlanud.

Selain itu lanjut Danlanud, Pendidikan Transisi ini juga bertujuan untuk menjaga kesinambungan regenerasi para penerbang TNI AU, dengan harapan TNI AU tidak akan kekurangan tenaga-tenaga terampil sebagai penerbang militer yang handal dan profesional dimasa mendatang.

“Pendidikan Transisi Penerbang ini untuk meraih kualifikasi sebagai penerbang pesawat C-130 Hercules di Skadron Udara 31, Boing B-737 di Skadron Udara 17, CN-295 di Skadron Udara 2, dan NAS-332 Super Puma di Skadron Udara 45 Lanud Halim Perdanakusuma,” jelasnya.

Danlanud menambahkan Pendidikan ini dilaksanakan kurang lebih empat bulan, baik yang ditutup maupun dibuka diikuti delapan peserta didik. Untuk Pendidikan Transisi Penerbang yang telah ditutup peserta didiknya merupakan lulusan Sekbang Angkatan ke-93 Paja 2016, sedangkan pendidikan yang dibuka peserta didiknya merupakan lulusan Sekbang Angkatan ke-95 Paja 2017.

“Saya ucapkan selamat Kepada peserta Pendidikan Transisi Penerbang yang telah ditutup yang merupakan lulusan Sekbang Angkatan ke-93 Paja 2016, yang telah menyelesaikan keseluruhan program Pendidikan Transisi Penerbang tahun ini, dengan baik,” ujarnya.

Giatlah lagi berlatih dan belajar, kembangkan kualifikasi yang kalian miliki, tambah wawasan dan pengetahuan yang telah kalian peroleh selama menempuh pendidikan, harap Danlanud.

Sedangkan kepada peserta didik yang akan mengikuti pendidikan transisi penerbang, Danlanud Marsma TNI M. Tonny Harjono, S.E., berpesan agar apa yang telah diperoleh selama pendidikan di Wingdik Terbang Lanud Adisutjipto, mulai dari tahap ground school, kemampuan terbang latih dasar, hingga terbang latih lanjut, bisa dijadikan dasar dalam mengembangkan kemampuan dan keterampilan.

“Ikuti apa yang disampaikan oleh instruktur kalian, sehingga nantinya kalian dapat bertugas sebagai penerbang TNI AU yang terampil dan profesional,” pinta Danlanud

Diakhir amanatnya Danlanud mengingatkan kepada segenap anggota Lanud Halim Perdanakusuma, untuk senantiasa mengedepankan etos kerja yang baik untuk membangun keselamatan terbang dan kerja. zero accident sesungguhnya dapat kita capai dengan catatan, apabila semua pihak ikut memberikan kontribusi positif serta memiliki budaya safety yang tinggi. (Gusnur)