Home / BANTEN / PEMERINTAHAN / TANGERANG RAYA

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:12 WIB

Diduga Tidak Sesuai Teknis Pekerjaan Pembangunan Padepokan Pencak Silat di Soal

SEKILASBANTEN.COM, KABUPATEN TANGERANG – Pembangunan padepokan pencak silat yang dianggarkan APBD 2019 dikerjakan oleh pihak rekanan yang berlokasi di lingkup Diklat Pemda perkemahan Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menjadi sebuah pertanyaan karena diduga bermasalah dalam tahap pengerjaan.

Pasalnya, proyek pembangunan sudah di kerjakan kurang lebih 70%, akan tetapi saat monitoring pada Sabtu 19 Oktober 2019 tidak terlihat plang proyek yang menyatakan, pelaksanaan kegiatan dan jumlah anggaran yang digunakan tidak bisa diketahui. Yang seharusnya sebelum memulai pekerjaan papan proyek itu sudah terpasang.

Papan nama atau plang proyek tersebut di antaranya memuat jenis kegiatan, lokasi kegiatan, waktu dan lama pekerjaan yang di laksanakan serta nilai besar Anggaran. Namun, dengan tidak terpasangnya papan informasi tersebut bukan hanya bertentangan dengan Perpres, tetapi tidak sesuai pula dengan semangat transparansi yang di tuangkan di dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi.

Menurut pelaksana kerja Pipit saat di konfirmasi melalui telepon mengutarkan terkait papan proyek pihaknya menyatakan ada dan belum dipasang kembali. “Ada bang papan proyeknya disimpen dibawah meja belum di pasang lagi kemarin dipasang sama banner BPJS karena sering copot,” ujar Pipit melalui telepon seluler.

Baca Juga  Aksi Sosial, BMMB Bagikan 300 Paket Sembako

Berselang waktu kurang dari satu minggu saat awak media mengkonfirmasi kepihak pelaksana pekerja, tepat pada Rabu 23 Oktober 2019 plang proyek tersebut terlihat sudah terpasang di area lokasi pembangunan yang diduga pihak rekanan maupun dinas terkait enggan menjadi persoalan besar disaat awak media sebagai kontrol sosial mempertanyakan kembali.

Lebih lanjut, pembangunan padepokan silat diketahui dikerjakan oleh pihak rekanan melalui Dinas Tata ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Rabu (23/10/2019).

Disinggung soal pekerja yang tidak memakai pengaman pelindung diri atau K3 dilokasi pembangunan, Dinas tata ruang dan bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang dan pihak manajeman kontraktor diduga terkesan sengaja acuh tidak memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja kepada tenaga kerja. Dan mengabaikan Undang-Undang K3. Kontraktor pun diduga tidak memberikan hak keselamatan dan kesehatan kerja memberi pengaman pelindung diri sesuai setandar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga  PP MPW Banten Lakukan Konsolidasi dan Bukber MPC se-Provinsi Banten

“Masalah K3 itu dikantor, kita sudah siapin,” ucap Pipit kembali kepada awak media yang tak mau menjelaskan lebih banyak.

Tidak itu juga terlihat pekerjaan pondasi bangunan pos security yang diduga tidak sesuai teknis kegiatan dan diduga tidak memakai ceker ayam, serta alas pemasangan batu kali diduga hanya di taburi pasir saja, yang semestinya pasir urug kurang lebih tebal 5cm. Dan terlihat bangunan pos security dalam pengerjaannya terkesan terburu-buru sehingga kolom belakang dan balok atas tidak menyiku.

“Kita sudah perbaiki, memang kelalaian tukang kita yang pertama salah narik benang,” tutup pipit yang sudah tak mau banyak berkomentar lagi.

Seharusnya proyek pemerintah yang dianggarkan dari pajak rakyat semestinya dikerjakan baik dan benar sesuai teknik kontruksi yang tertuang dalam rencana anggaran biaya (RAB).

Sampai berita ini di muat atau di publikasikan tim Penjabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK) dari Dinas tata ruang dan bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang juga pengawas masih belum bisa hubungi dan di konfirmasi. Diduga takut sorotan cahaya kamera. (ris/red)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Partai Bulan Bintang Provinsi Banten Adakan Muswil IV

TANGERANG RAYA

Polres Tangsel Gelar Safari Dakwah Ke-7 Di Mapolsek Kelapa Dua

BANTEN

Produksi Masker Illegal, Sebuah Pabrik di Kragilan Digrebek Dirkrimsus Polda Banten

Kota Tangerang

Arief: Kunjungan Ibu Menteri LHK Ingin Melihat Implementasi Kampung Iklim

Kota Tangerang

Ini Kata Camat Karawaci Terkait Puluhan Warga Gerendeng Diduga Terpapar Covid-19

TANGERANG RAYA

BPJS KCP Cengkareng Berikan Bantuan Ke Korban Ledakan Pabrik Mercon

TANGERANG RAYA

Satpol PP Kota Tangerang Kembali Tertibkan Gerobak Statis di Trotoar

TANGERANG RAYA

KPU Kota Tangerang Gelar Konfrensi Pers dan Bukber Dengan Forwat