SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN –Warga Rt 03 Rw 09, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, pertanyakan rekomendasi terkait ijin mendirikan bangunan tiang reklame di jalan raya Ciater, Ujung Tol, Rawa mekar Jaya.

Syafei (35), mempertanyakan kelengkapan yang di miliki oleh PT. Ghigha Kompania selaku perusahaan yang mengklaim memiliki ijin IMB dari pemerintah daerah kota Tangsel. (13/7/2019)

“Saya bingung, warga disini tidak pernah di ajak bermusyawarah terkait rencana pembangunan tiang reklame disini. Tiba-tiba main bangun saja, nanti kalau ada apa apa dengan warga sini bagaimana apalagi ini tempatnya depan pekarangan saya, tolong kepada pengusaha maupun penguasa Tangsel melihat dampaknya, jangan asal di dirikan, tapi keselamatan warga di abaikan,” kaya Syafei

Syafei juga menilai, ijin yang di kantongi oleh pihak pelaksana tidak lengkap. Pasalnya, tidak ada fotocopy KTP pemilik selaku penanggung jawab.

“Saya duga, ijin IMB yang di miliki tidak lengkap. Yang pertama, tidak menyertakan KTP pemilik, lalu saya pastikan yang di undang musyawarah bukan warga terdekat dari titik rencana tiang itu berdiri. Malah orang yang jauh ikut tanda tangan, jangan karena sudah berkordinasi dengan pejabat lalu nama nama pejabat Tangsel di jual-jual.” Jelas Syafei

Sementara di tempat yang sama Dhoni, pihak PT. Ghigha Kompania yang memiliki ijin penuh atas titik tiang reklame di lahan fasos fasum tersebut mengatakan akan berkoordinasi dengan dinas PTSP, terkait titik pasti pembangunan tiang reklame.

“Kami sudah mengantongi ijin lengkap dari DPMPPTSP Tangsel. Kamu juga sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan, RT dan RW setempat, warga hanya takut bilamana tiangnya rubuh,” ucap Dhoni

Setelah melewati proses perdebatan dengan warga sekitar, ahirnya pihak PT. Ghigha Kompania tidak jadi memasang Reklame yang rencananya berukuran 5 x 10 meter tersebut di lokasi yang di pertanyakan warga. (Tb)