SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Gelar Operasi Yustisi, Lurah Pabuaran Tumpeng, Ujang Soleman menghimbau agar pendatang yang tinggal (ngontrak) di wilayahnya melaporkan diri kepada pemilik kontrakan, RT dan RW setempat.

“Kita berikan pembinaan kepada warga terutama yang ber-KTP daerah. Tujuanya agar mereka terdata kapan dia datang dan pulang, sehingga jika ada keluarganya yang datang mencadi akan mudah informasi kita berikan,” ujar Ujang Soleman, kepada wartawan di Kantor Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jum’at (11/10/2019) malam.

Menurutnya, selain pembinaan Yustisi dilaksanakan untuk memberi kesan positif tersendiri buat mereka. Dan sudah menjadi agenda pemerintah Kota Tangerang setiap tahunnya, bekerjasama dengan pihak Polsek (Binamas), Babinsa dan Jajaran Pokdarkamtibmas Sub. Sektor Pabuaran Tumpeng.

“Kita ingin menciptakan suasana yang lebih baik, ada ketenangan buat masyarakat tapi semua harus berkontribusi. Hasil yustisi malam ini hampir 100 warga yang ber-KTP daerah tidak lapor ke RT,” terangnya.

“Untuk sangsi tidak ada, hanya kita data dan kita lakukan pembinaan agar mereka punya kewajiban dan hak yang sama itulah tugas pemerintah,” tandas Ujang.

Sedana dengan apa yang disampaikan Babinsa Serma Alamsyah, bahwa pelaksanaan Yustisi di wilayah RT 01 sampai RT 03 RW 10, hasilnya banyak warga pendatang yang belum melaporkan identitasnya kepada RT dan RW.

Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi adanya kejahatan yang masuk wilayah Kelurahan Pabuaran Tumpeng agar tetap aman, nyaman dan kondusif. Nanti mungkin akan berlanjut diwilayah RW lainya.

“Yustisi melibatkan unsur staf kelurahan, unsur Pokdarkamtibmas, Trantib Kecamatan Karawaci, Ketua RT dan RW 10 dan tokoh pemuda serta tokoh masyarakat,” jelasnya.

Alamsyah berharap, kedepan dengan adanya kegiatan ini wilayah Pabuaran Tumpeng lebih aman dan kondusif. “Saya himbau kepada yang punya kontrakan, agar yang tinggal dikontrakanya melaporkan diri ke RT dan RW setempat,” pintanya.

Sementara Ketua RW 10, Said Saidun sangat mengapresiasi Yustisi ini, untuk menertibkan administrasi kependudukanya. Karena banyak warga pendatang yang tidak lapor ke RT setempat.

Dirinya berharap kedepan supaya lebih tertib lagi, jika sudah dihimbau tidak mau lapor, maka pihak RT dan RW tidak akan memberikan jika mengurus surat-surat. Untuk itu lanjut dia, Mereka didorong agar melaporkan diri kepada RT nya.

“Mereka kita datangi ke kontrakan agar lapor diri ke RT, kalau tidak mau kita beri sanksi berupa teguran, bahkan tidak akan kita izinkan tinggal di wilayah kita jika tetap tidak mau lapor ke RT,” tegas Saidun. (Gusnur)