Home / KESEHATAN

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:53 WIB

Hari AIDS Sedunia 2021, RSUD Kota Tangerang Gelar Webinar

SEKILASBANTEN.COM, KOTA  TANGERANG –  RSUD Kota Tangerang menggelar kegiatan Webinar Nasional dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Rabu (1/12/2021).

Acara Zoom Metting itu mengusung tema Perkembangan HIV Terkini, Menuju Indonesia Bebas AIDS tahun 2030. Diisi oleh pembicara yaitu diantaranya, dr.Hendrarto, Sp.THT-KL Ketua Satuan Pengawas Internal RSUD Kota Tangerang, DR.dr Evy Yunihastuti, Sp.PD-KAI Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi RSUPN Cipto Mangunkusumo/FKUI, dr I Gede Rai Kosa, Sp.PD, FINASIM PAPDI Banten dan DR. Endah Ayu Tri Wulandari, drg,Sp.PM
Dokter Spesialis Penyakit Mulut RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Tangerang, dr. O.U Taty Damayanti mengatakan dalam kegiatan Webinar itu bukan hanya membahas apa itu AIDS, tapi juga bagaimana cara berkomunikasi kepada penderita HIV/AIDS dan manifestasi HIV/AIDS di dalam mulut.

Baca Juga  Gubernur WH : Kalau Banten Ingin Berubah, Kita Yang Harus Mengubahnya

Dijelaskan dr.Taty sejak tahun 2018 sampai tahun 2021, ada sebanyak 500 pasien penderita HIV/AIDS yang diobati di RSUD Kota Tangerang. Pelayanan tersebut terintegrasi dengan layanan spesialis, baik itu rawat jalan, rawat inap, ICU dan IGD.

“Jadi di RSUD sebagai layanan PDP HIV/AIDS. Ada di Poli Cemara. Pasien yang kita obati disini, sejak Oktober 2018 sampai sekarang ada sebanyak lebih dari 500 pasien,” ujar Dirut dr.Taty.

Potensi penularan HIV/AIDS kepada kelompok beresiko jelas dr.Taty, adalah Lelaki Seks Lelaki (LSL). Menurut penelitian Kementrian Kesehatan (Kemenkes) hampir sekitar 60 persen malah pada kelompok ibu di rumah dengan suami yang juga kelompok beresiko.

Pihak RSUD sambung dr.Taty, melakukan screning layanan ibu hamil. Hal itu dilakukan dalam upaya pencegahan HIV/AIDS agar tidak menular kepada anak.

Baca Juga  Pelajar, Guru, Manula Jalani Vaksin, Polsek Curug Standby Pantau Pelaksanaan

Agar tidak tertular penyakit mematikan itu, dr.Taty mengingatkan kepada masyarakat agar melakukan hubungan seksual secara aman dan tidak berganti ganti pasangan. dr.Taty berharap tahun 2030 tidak ada lagi kasus HIV baru dan kematian karena AIDS di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang.

“Hindari Narkoba dan jarum suntik yang bersamaan. Bila berperilaku beresiko cepat diskrining. Stadium awal gejala tidak terlalu khas contohnya pembengkakan di kelenjar, penurunan berat badan dan demam secara berkala. Ya, diharapkan di tahun 2030 tidak ada lagi kasus AIDS,” pungkas dr Taty. (Gn/Lla)

Originally posted 2021-12-02 08:42:27.

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

HKN ke-58, RSUD Kota Tangerang MoU Dengan 2 Komunitas JIP dan PENABULU

KESEHATAN

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Kota Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik

KEPOLISIAN

Ini Jadwal Vaksinasi Massal Tahap 2 di Polres Lebak

Berita Tangerang

Polresta Bandara Soetta Gelar Rapid Test, Bagikan Sembako dan Masker

KESEHATAN

Panglima TNI dan Kapolri Pantau pelaksanaan Vaksinasi di Madiun

KESEHATAN

10 Tips Mengatasi Sakit Kepala Tanpa Obat

KAMTIBMAS

Pokdarkamtibmas Sektor Ciledug Bantu Pengamanan Vaksinasi Massal
Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Polsek Karawaci Gelar Vaksinasi Massal

KEPOLISIAN

Jelang Hari Bakti Bhayangkara ke-75, Polsek Karawaci Gelar Vaksinasi Massal