Home / KESEHATAN

Selasa, 18 Juni 2024 - 05:22 WIB

Hari AIDS Sedunia 2021, RSUD Kota Tangerang Gelar Webinar

SEKILASBANTEN.COM, KOTA  TANGERANG –  RSUD Kota Tangerang menggelar kegiatan Webinar Nasional dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Rabu (1/12/2021).

Acara Zoom Metting itu mengusung tema Perkembangan HIV Terkini, Menuju Indonesia Bebas AIDS tahun 2030. Diisi oleh pembicara yaitu diantaranya, dr.Hendrarto, Sp.THT-KL Ketua Satuan Pengawas Internal RSUD Kota Tangerang, DR.dr Evy Yunihastuti, Sp.PD-KAI Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi RSUPN Cipto Mangunkusumo/FKUI, dr I Gede Rai Kosa, Sp.PD, FINASIM PAPDI Banten dan DR. Endah Ayu Tri Wulandari, drg,Sp.PM
Dokter Spesialis Penyakit Mulut RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Tangerang, dr. O.U Taty Damayanti mengatakan dalam kegiatan Webinar itu bukan hanya membahas apa itu AIDS, tapi juga bagaimana cara berkomunikasi kepada penderita HIV/AIDS dan manifestasi HIV/AIDS di dalam mulut.

Baca Juga  Forum Kolaborasi Pengawasan Desa Provinsi Banten Dikukuhkan

Dijelaskan dr.Taty sejak tahun 2018 sampai tahun 2021, ada sebanyak 500 pasien penderita HIV/AIDS yang diobati di RSUD Kota Tangerang. Pelayanan tersebut terintegrasi dengan layanan spesialis, baik itu rawat jalan, rawat inap, ICU dan IGD.

“Jadi di RSUD sebagai layanan PDP HIV/AIDS. Ada di Poli Cemara. Pasien yang kita obati disini, sejak Oktober 2018 sampai sekarang ada sebanyak lebih dari 500 pasien,” ujar Dirut dr.Taty.

Potensi penularan HIV/AIDS kepada kelompok beresiko jelas dr.Taty, adalah Lelaki Seks Lelaki (LSL). Menurut penelitian Kementrian Kesehatan (Kemenkes) hampir sekitar 60 persen malah pada kelompok ibu di rumah dengan suami yang juga kelompok beresiko.

Pihak RSUD sambung dr.Taty, melakukan screning layanan ibu hamil. Hal itu dilakukan dalam upaya pencegahan HIV/AIDS agar tidak menular kepada anak.

Baca Juga  Sat POM Lanud Pangeran PM Bun Yamin Dalami Kecelakaan Penggunaan Senpi

Agar tidak tertular penyakit mematikan itu, dr.Taty mengingatkan kepada masyarakat agar melakukan hubungan seksual secara aman dan tidak berganti ganti pasangan. dr.Taty berharap tahun 2030 tidak ada lagi kasus HIV baru dan kematian karena AIDS di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang.

“Hindari Narkoba dan jarum suntik yang bersamaan. Bila berperilaku beresiko cepat diskrining. Stadium awal gejala tidak terlalu khas contohnya pembengkakan di kelenjar, penurunan berat badan dan demam secara berkala. Ya, diharapkan di tahun 2030 tidak ada lagi kasus AIDS,” pungkas dr Taty. (Gn/Lla)

Originally posted 2021-12-02 08:42:27.

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Support Program Pemerintah, Danrem 052/Wkr dan Pangdam Jaya Gelar Vaksinasi Gamer Indonesia

KESEHATAN

Instalasi Rumah Sakit Lapangan Modern RSPAD Mulai Beroperasi

KEPOLISIAN

Tak Patuhi Protkes, Sejumlah Pelanggar Ziarah ke TPU Jombang

KESEHATAN

Ini Dia 9 Tips Kepala Camat Pinang Cegah Covid-19

KESEHATAN

Amankah Berhubungan Seks Ditengah Pandemi Covid-19, Berikut Penjelasannya

KESEHATAN

PMI Lakukan Penyeprotan Disinfektan di Sejumlah Fasilitas Publik

BANTEN

Cegah Covid 19, Dirpolairud Polda Banten Semprot Disinfektan di Mako dan Lingkungan

BANTEN

Kapolsek Teluknaga Jumat Keliling Ke Masjid Baitussalam Kosambi
error: Content is protected !!