SEKILASBANTEN.COM,TANGSEL –Bukan suatu hal yang mudah tentunya membimbing anak usia dini pada saat hari pertama masuk sekolah, namun para guru PAUD Islam Cikal Harapan 2 BSD terlihat sudah menguasai cara- cara pendekatan kepada muridnya.

Kepala Sekolah Paud Islam Cikal Harapan 2 BSD Siti Aisyah mengatakan, pihaknya terlebih dahulu memperkenalkan kondisi sekolah sebelum mengadakan kegiatan belajar mengajar.

“Jadi kita berikan materi pengenalan lingkungan. Kita sudah siapkan segalanya, termasuk mendatangkan tutor yang bisa menghibur mereka sekaligus belajar, jadi mereka cepat mudah beradaptasi dengan sesama teman atau pun lingkungan sekolah,” kata Siti Aisah saat di temui di lingkungan sekolah PAUD Cikal Harapan 2 BSD, di Kencana Loka Serpong, Tangerang Selatan, Senin (16/7/2017)

Tampak terlihat, Sebelum di mulainya kegiatan belajar mengajar didalam ruangan, siswa-siswi PAUD itu bergabung mengikuti Upacara di halaman sekolah, bercampur dengan para siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA. Karena masih anak-anak, tak jarang dari mereka terus didampingi oleh guru atau orang tua agar mau berbaris sesuai kelompok masing-masing.

“Tadi saat apel ada pelepasan 26 ekor burung merpati, itu sebagai simbol dimulainya kegiatan sekolah dengan jumlah kelas yang ada, karna keseluruhan kelas yang di gunakan untuk belajar mengajar ada 26 kelas, makanya di sini tadi kita melepaskan 26 burung merpati” imbuh Aisah.

Tak hanya itu, Siti Aisyah juga mengatakan, untuk mengajari anak-anak PAUD tentu memiliki keunikan tersendiri, apalagi di tahap baru pertama masuk. Oleh karenanya, seluruh tenaga pengajar harus memiliki keahlian dalam memadukan materi pelajaran dengan bermain.

“Pendaftar PAUD disini melebihi kuota, karena kalau kapasitasnya sendiri antara 90 hingga 100 siswa. Banyak juga yang belum kita terima karena umurnya kurang, tapi mintanya ke kelompok lanjutan, kalau seperti itu kita konsultasikan dulu dengan psikolog apakah bisa atau tidaknya,” terangnya. (Tb)