SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Kerja keras yang terus-menerus yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Bid Gakumda), dalam penertiban anak jalanan (Anjal), gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta pedagang asongan nampak membuahkan hasil.

Pasalnya perubahan sudah terasa dan terlihat nyata di pagi hari maupun di siang hari, tidak terlihat lagi gepeng anjal maupun pedagang asongan di lampu merah jantung Kota Tangerang.

Hal tersebut disampaikan Kabid Gakumda Kaonang S.sos, kepada wartawan seusai melakukan Monitoring ke seluruh lampu merah yang ada di Jantung Kota Tangerang dan sudah nampak bersih dari anjal , gepeng dan pedagang asongan, Rabu (19/12/2018). dirinya berharap hal ini terus bisa dipertahankan.

“Jadi kita pastikan hampir diseluruh perempatan lampu merah Jantung Kota Tangerang bersih dari anjal, gepeng dan pedagang asongan. Namun saat kita monitoring di lampu merah PLN, masih ada 5 orang gepeng dan pengamen dan langsung kami tangkap, bahkan salah satu gepeng masih berstatus siswa Siswa SMPN 10 Tangerang,” ujar Kaonang.

Kaonang mengatakan, ke 5 orang gepeng  dan pengamen tersebut langsung dibawa ke Mako Satpol PP dan diserahkan ke Bid  Binmas untuk  mendapat penyuluhan, selanjutnya diserahkan ke Dinsos untuk rehabilitasi.

“Kita perlu terus mencari formulasi yang tepat dalam penanganan gepeng dan memberikan efek jera sehingga  setelah ditangkap tidak kembali menjadi gepeng lagi di jalanan,” tegas Kaonang.

Pihaknya juga mengamankan 2 orang penjual koran lanjut usia di lampu merah PLN, namun sudah dipulangkan dengan menyewa becak.

“Kita sepakat untuk penjual koran berkebutuhan khusus dan sudah lanjut usia, akan kita santuni beras setiap bulan oleh tim Gakumda berkoordinasi dengan Dinsos untuk penanganan selanjutnya,” pungkasnya. (Gusnur)