SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim menyebut, tingkat kriminal di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota mengalami penurunan dari total keseluruhan secara umum 30% di tahun 2019 dibanding tahun 2018.
Namun Kapolres juga mengakui bahwa tingkat kecelakaan mengalami kenaikan kurang lebih 20% baik korban laka lantas dan pelanggaran.
Hal tersebut Ia ungkapkan saat menggelar Pers Release akhir tahun, yang berlangsung di Aula Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (31/12/2019). Dihadapan awak media.
“Untuk Narkoba mengalami penurunan di 2019 di banding 2018 kurang lebih di bawah 20%. secara umum kamtibmas relatif kondusif di tahun 2019,” ujar Karim.
Menurutnya, ada beberapa indikator kondusifnya wilayah, yang pertama saat menghadapi tahun politik tahun lalu, selanjutnya pihaknya juga banyak menggelar operasi kepolisian, banyak melakukan sambang, patroli dan lain-lain.
Tak hanya itu, indikator lainya adalah adanya dukungan dan partisipasi masyarakat. Dijelaskanya bahwa 100 ribu masyarakat yang terjerat kasus pidana tahun ini hanya 21 orang. Artinya Dia nilai cukup kecil sekali presentasinya.
“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terkait dengan hukum tinggi sekali. Namun harus kita lakukan terus-menerus, kamtibmas harus kita jaga sehingga masyarakat bisa lebih baik, cerdas dan dewasa untuk menjaga kamtibmas diwilayahnya,” kata Kapolres.
Ia menambahkan, hhusus untuk 10 kasus menonjol, baik kejahatan jalanan, kenakalan remaja, kasus pembunuhan dan lain sebagainya turun hampir 50%, menurutnya ini sudah cukup bagus dibanding 2018.
“Semua perlu peran serta masyarakat untuk menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing. Selanjutnya kasus Curanmor kita nilai masih tinggi mengalami peningkatan dibanding 2018, dan akan menjadi catatan pihak kami untuk bisa menekan,” tandasnya. (Gusnur)