SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tangerang, Agus Henra Fitrahyana mengatakan, pihaknya siap melakukan penutupan/penyegelan tempat usaha Target Bilyard yang berada di Citymall, Jalan Moh Toha Km 2, Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci. Jika terbukti dokumen perizinanya belum lengkap.

Hal tersebut disampaikan Agus Henra saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Mako Satpol PP Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kecamatan Tangerang,  Kota Tangerang, Jum’ at (11/10/2019) siang.

“Informasi terkait tempat tersebut memang masuk ke saya kemudian saya minta temen-temen Garkumda melakukan kegiatan disana (Monitoring-red). Yang dilakukan kemarin malam, namun tidak ditemukan yang namanya prostitusi atau miras,” ujar Agus Henra.

Tapi pihaknya tidak menampik jika ada pengunjung yang bawa miras ke dalam bukan beli di area. Dan sudah diberi peringatkan agar pengunjung tak membawa miras ke dalam.

Kaitanya kedepan seperti apa, lanjut dia, temen Disbubpar yang punya fungsi pengawasan tempat hiburan dan mereka sudah melakukan itu.

“Disbudpar sudah dapat data-data yang ada dan lagi dikaji, kita prinsipnya menunggu rekomendasi dari mereka apakah surat-surat yang dimiliki target bilyard lengkap atau tidak. Jika memadai tinggal dilakukan pengawasan tapi jika tidak ada kita bisa lakukan eksekusi,” tandasnya.

Kabid Pariwisata Kota Tangerang Deny Kuncoro, Foto: Jum’at (11/10)

“Intinya kami siap banget melakukan penutupan/penyegelan, jika dasarnya sudah kuat,” tegas dia lagi.

Agus Henra juga mempersilahkan jika masyarakat menemukan hal-hal yang meresahkan, silahkan melaporkan ke Satpol PP dan pihaknya akan langsung menindak lanjuti.

“Disbudpar yang mengkaji, jika izinya terbukti tidak lengkap maka kita akan melaksanakan penutupan. Jika mau buka, ya beresin dulu seluruh perizinanya, kita awasi mirasnya dan sebagainya,” kata Agus Henra.

Kabid Pariwisata Deny Kuncoro mengatakan, bahwa pihaknya baru menerima salinan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan dari sistem OSS terkait dokumen izin usaha Target Bilyard.

Selanjutnya pihak Disbudpar juga akan memanggil pemilik usaha, dan akan di cek kelengkapan surat-suratnya sudah lengkap atau belum. Sebelumnya Disbudpar juga telah melakukan investigasi pada Rabu (9/10) sore.

“jika belum ada kelengkapan surat-suratnya dan terbitnya masih jauh, nanti kita akan buatkan BAP tembusan Kasatpol PP untuk ditutup sementara, sampai perizinanya dilengkapi,” Jelas Deny Kuncoro, saat ditemui di Kantor Disbudpar usai Sholat Jum’at.

Sementara Kabid Garkumda Kaonang, saat dihubungi via WhatsApp mengatakan, bila dasar penutupan ada dan ada surat perintah, kapan saja Garkumda siap menutupnya.

“Masyarakat boleh ngawasi lokasi tersebut, jangan cuma katanya berikan kami bukti yang kuat, intinya saya siap tutup jika dasarnya ada dan ada surat perintah,” tegas Kaonang. (GN)