Kecewa Sistem Zonasi, Warga RW 08 Margasari Gelar Aksi Protes ke SMPN 15

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Carut marutnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP dengan sistem sistem zonasi menuai protes warga.

Seperti yang dilakukan warga RW 08 Kampung Laban Bulan, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang.

Mereka melakukan aksi protes ke SMPN 15 Kota Tangerang, lantaran sistem penerimaan siswa yang dilakukan pihak sekolah mereka nilai tidak sesuai dengan zonasi yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Bila disesuaikan dengan domisili sekolahan, masuk kedalam Wilayah RW 07 namun yang tertera dalam JukNis adalah RW 04 Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Sedianya warga hendak mendatangi Sekolah SMPN 15 Kota Tangerang, untuk melakukan aksi protes atas hal tersebut.

Namun Pihak sekolah terlebih dulu mendatangi Warga yang sudah berkumpul disekretariat Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ishlah, RW 08 Kampung Laban Bulan, Kelurahan Margasari. Selasa (30/6/2020).

Kedatangan Pihak SMPN 15 diwakili Rusman selaku Kasubag TU di SMPN 15 didampingi Kanit Binmas Polsek Karawaci IPTU Sudarto, Kesbang Pol dan Lurah Margasari Doni Dermawan.

Kehadiran perwakilan sekolah ke warga yang berada di titik kumpul langsung disambut warga dengan baik. Dalam kesempatan itu pihak sekolah menyampaikan permohonan maaf kepada Warga RW 08 Kampung Laban Bulan.

Ruslan selaku perwakilan SMPN 15 Kota Tangerang kepada awak media mengatakan, bahwa kehadiranya menemui warga untuk terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf pihak Sekolah.

“Terimakasih, kehadiran kami bersama perwakilan Polsek Karawaci dan perwakilan Kesbang Pol Kota Tangerang diterima dengan baik, saya menyampaikan permohonan maaf didepan warga RW 08 dan mereka sudah memaafkan kami,” ujar Ruslan.

Ia menuturkan, segala aspirasi Warga RW 08 sudah langsung disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

“Semua aspirasi Warga RW 08 sudah langsung kita sampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang, tinggal Kita menunggu hasil Keputusan. Kami pihak Sekolah hanyalah sebagai Pelaksana dan terkait sistem juga tehnisnya adalah kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang,” tukasnya.

Sementara di tempat terpisah, Ketua RW 08, Aji Solihin yang juga selaku Koordinator aksi menjelaskan, alasan Warga ingin menggelar aksi di SMPN 15 Kota Tangerang. Lantaran warga kecewa dikarenakan calon siswa yang diterima kebanyakan dari luar zonasi.

“Hal itu kami nilai pihak sekolah SMP 15 telah menyakiti hati Warga RW 08,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa dirinya hanya mewakili aspirasi Warga RW 08. Aksi ini adalah kelanjutan dari hasil pertemuan dengan pihak sekolah (SMPN 15 -red) yang saat dipertanyakan terkait banyak siswa yang diterima adalah dari luar zonasi.

Namun, lanjut dia, jawaban yang disampaikan pihak sekolah sangatlah tidak menyenangkan dan membuat warga sakit hati.

“Pihak sekolah mengatakan kepada kami bahwa Warga RW 08 ‘Rese, Suka Protes, itu persoalanya kenapa kami hendak menggelar aksi,” pungkasnya. (Gn)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This