Home / Kabupaten Tangetan

Senin, 3 Agustus 2020 - 20:22 WIB

Keluhkan Bising, Warga Grand Puri Asih Kadu Jaya Gerudug PT. Multi Sarana Sakti

SEKILASBANTEN.COM, KAB. TANGERANG – Warga penghuni perumahan Grand Puri Asih Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang mengeluhkan suara bising dan asap yang diduga keluar dari pabrik besi PT. Multi Sarana Sakti.

Ketua RT Perumahan Grand Puri Asih Desa Kadu Jaya Suratmin mengatakan ia beserta warga akan terus berjuang menuntut hak normatif. Karena warga ingin hidup sehat, tenang dan nyaman. Namun, hingga sekarang pihak perusahaan tidak ada ittikad baik. Tetap membiarkan suara bising dan asap beterbangan sehingga rumah warga cepat kotor.

“Saya akan terus berjuang untuk membantu warga, agar pihak perusahan segera memperbaiki pabriknya,” katanya kepada wartawan. Senin (3/8/20).

Suratmin menambahkan, adapun yang paling utama dikeluhkan masyarakat yaitu polusi udara, Air, dan pembangunan penambahan gedung baru yang sangat berdekatan dengan perumahan, pagar pabrik yang numpang dengan pagar perumahan, dan tidak adanya dana CSR.

“Saya sudah melakukan berbagai upaya seperti melayangkan surat protes dan menyampaikan pendapat Tgl 12 Oktober 2019 ( Tidak ada kesepakatan ). Tanggal 6 Juli Mediasi di Desa , tapi perusahaan tidak datang ( Minta Tgl 8 Julii / Rabu ) untuk antisipasi takut perusahaan nggak datang lagi. Kami warga spontan melakukan Aksi karena pihak perusahaan selalu janji-janji tapi tidak terlealisasi,” ujarnya.

Ridwan Ketua Pemuda Kadu Jaya mengatakan ia sangat prihatin dengan warga perumahan Grand Puri Asih. Disamping terdengar suara bising dari pabrik peleburan besi juga banyak debu asap yang beterbangan sampai ke dinding kaca maupun lantai.

“Saya berharap agar perusahaan PT. Multi Sarana Sakti segera memperbaiki cerobong asap dan memasang peredam suara agar tidak terdengar ke warga,” paparnya.

Ridwan menambahkan, segala upaya sudah sering dilakukan oleh warga perumahan Grand Puri Asih. Dan pihak perusahaan juga sudah di panggil pihak Desa Kadu Jaya untuk dilakukan Audensi dengan warga. Hingga sudah tiga kali desa menggeluarkan surat pemanggilan namun tidak di indahkan.

“Pihak Desa Kadu Jaya sudah tiga kali melayangkan surat pemanggilan ke perusahaan, namun tidak di tanggapi. Sehingga warga kecewa dan spontan melakuan aksi demo ke PT. Multi Sarana Sakti,” pungkasnya. (rd/rs)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangetan

Maskota HJS : Hati Hati Gunakan Dana Desa

Kabupaten Tangetan

Pemkab Tangerang Siapkan Rumah Singgah Covid-19 Griya Anabatic Jilid 2

Kabupaten Tangetan

Jilid ke-8, PSBB Tangerang Raya Kembali Diperpanjang

Kabupaten Tangetan

‘Balad Akmal’ Cisauk Semprotkan Cairan Disinfektan ke Perum Griya Serpong Asri

Kabupaten Tangetan

Bangunan Kos-kosan Diduga Belum Ada IMB, Wasdal DTRB Kabupaten Tangerang Bungkam

Kabupaten Tangetan

Sejarah Singkat Atik Soeardi Bupati Tangerang Pertama Tahun 1943

Kabupaten Tangetan

Hadiri Sertijab Sekcam Curug, Danramil 02/crg Berharap Tetap Jalin Sinergitas Dengan Baik

Kabupaten Tangetan

Pembangunan Perumahan Cendana Hills di Binong Diduga Belum Miliki IMB