SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Mewakili rekan-rekanya, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Tangerang, Tiba Yuda Laksana menilai, pertemuan yang digagas Kapolres Metro Tangerang Kota yang dibalut dengan acara ngobrol bareng positif.

Hal tersebut Ia sampaikan kepada awak media, seuasi acara ngobrol bareng dengan Kapolres dan jajaran menindak lanjuti acara sebelumnya, bertempat di Saung Nungking, Jalan satria Sudirman, Samping Kantor MUI Kota Tangerang, Senin (23/9/2019).

“Acara ini sebenarnya positif ya, apalagi ada kajian-kajian seperti ini, karena apa yang tadi disampaikan Wakapolres Bapak AKBP R.Y De Deo lebih dapat kami terima. Beliau menerangkan lebih jelas indikator-indikator yang sebelumnya tidak kami pikirkan,” jelas Yuda.

Dirinya berharap, pandangan-pandangan positif lain harus diberikan seperti ini. Melaksanakan kegiatan yang tadi didorong Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim, menurutnya, sangat menarik, membahas isu-isu daerah ketika ada permasalahan didaerah baik secara regulasi atau secara pelaksanaanya.

“Jika ada keganjilan kita bisa bahas bersama, kecuali mereka tidak menganggap mahasiswa dalam mengambil kebijakan,” kata Yuda.

Ia menegaskan, jika tidak mau mengambil aspirasi mahasiswa maka perlu pihaknya turun ke jalan, tapi kalau cukup dengan dialog seperti ini aspirasinya didengar maka tidak perlu turun kejalan.

“Saya harap kedepan jika mahasiswa menyampaikan aspirasi segera ditanggapi seperti ini,” ujarnya.

Yuda menambahkan, jika ada pertemuan lanjutan pihaknya masih akan sampaikan mengenai RKUHP,  yang mana ia menilai beberapa pasal masih bias artinya, mahasiswa harus samakan persepsi.

“Ketika tidak sesuai dengan yang kita bangun dan paradigma yang kita bangun, kita juga bisa pertanyakan, jangan sampai UU ini melemahkan masyarakat bawah,” pungkasnya.

Sebelumnya, sembari menunggu kehadiran Kapolres, Wakapolres telah dengan gamblang memberikan pemaparan atas pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan Mahasiswa. (Gusnur)