SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Terkait Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dilarang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang dipergunakan saat Kampanye Paslon 02 di Lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang.

Pihaknya (Bawaslu-red), mengakui meminta agar dalam kampanye tidak menggunakan fasilitas pemerintah, kecuali yang memang peruntukannnya disewakan untuk umum. Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Agus Muslim, kepada sekilasbanten.com via WhatsApp, Sabtu, (13/4/2019).

“Kita menjaga agar kampanye bisa berjalan tanpa ada pelanggaran, hal itu yang kita jaga,” ujar Agus Muslim.

Menurutnya, hal yang sama juga disampaikan pihaknya secara umum kepada paslon nomor urut 01, agar kegiatan kampanye untuk tidak menggunakan fasilitas pemerintah.

Disinggung, saat kampanye paslon nomor urut 01, Minggu (7/4/2019) lalu, di tempat yang sama. Terdapat dua armada Damkar milik Dinas BPBD Kota Tangerang nampak terparkir disamping pintu masuk area tersebut. Pihak Bawaslu mengaku tidak mengetatahui, meski ada anggotanya di lokasi.

“Hal Itu sudah kita himbau dan cegah bang, agar tidak digunakan,” kata Agus Muslim menjelaskan.

Diberitakan sebelumnya, beberapa massa pendukung Paslon Presiden dan Wakil Presiden nomor 02, Prabowo-Sandi banyak yang jatuh pingsan. Lantaran mengalami dehidrasi akibat kepanasan karena tidak ada air. Saat menggelar kampanye akbar terakhir, di Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019).

Hal tersebut membuat Ketua OC Pemenangan Prabowo-Sandi Kota Tangerang, Turidi Susanto kecewa dengan Bawaslu Kota Tangerang. Yang melarang pihaknya untuk memakai armada mobil Damkar dan toilet berjalan milik Pemkot Tangerang. (GN).