SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Buntut dari adanya dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada 3 korban, yang merupakan anggota Pemuda Pancasila saat acara hiburan dangdut di Kampung Rawa Macet, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan pada tanggal (1/10/2019) lalu.

Atas kejadian itu, Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila melakukan pendampingan terhadap korban untuk melaporkan ke pihak yang berwajib, dengan Nomor Polisi: LP/967 /K/ X /2019 /SEK SRP.

Salah satu saksi yang berinisial BY mengaku, dirinya melihat dan bahkan merebut senjata tajam jenis celurit dari tangan salah satu pelaku.

“Jadi awalnya memang sedikit ada keributan di depan panggung, ya maklum kalau di tempat hiburan dangdut, tapi saat coba ditarik ke atas, salah satu pelaku justru terkesan menantang saat di atas panggung yang ahirnya dapat di redam, Saat usai acara, beberapa anggota Pemuda Pancasila meninggalkan lokasi, tiba-tiba sekelompok orang sudah menghadang di jalan dengan memancing meneriakan Pemuda Pancasila, otomatis anggota Pemuda Pancasila spontan menjawab Abadi, disitulah mereka melempari batu dan menyabetkan celurit kepada anggota Pemuda Pancasila. Spontan karena yang lain tidak berani melerai, saya rampas celurit itu dari tangan pelaku yang tidak bisa saya sebutkan namanya.” Imbuh BY (03/10)

Di temui di Mapolsek Serpong, Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Tangsel Buswin Wiryawan, SH.MH dengan di dampingi beberapa pengacara lainya mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan kepada korban yang merupakan anggota Pemuda Pancasila Tangsel.

Kita lagi melakukan pendampingan hukum buat korban (anggota ormas Pemuda Pancasila) untuk mempertegas laporannya;” ungkap Ketua BPPH Pemuda Pancasila Tangsel, Buswin SH, Jumat (4/10/2019) malam.

Kepada wartawan, dirinya menyebut korban ada 3 orang salah satunya sudah di visum. “Salah satunya luka bacok dengan sajam celurit, yang duanya digebukin atau dikeroyok bersama-sama,” ucapnya sembari menunjukkan surat pelaporan polisi.

Saat di konfirmasi Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pengroyokan tersebut.

“Sementara masih lidik untuk siapa yang menjadi pelakunya. Sudah ada indikasi mengarah kepada tersangka, dan yang sudah dalam pencarian.” Kata AKBP Ferdy Irawan.  (KH).