SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota akhirnya mengamankan dan menetapkan sang sopir mobil kijang Pick Up, RFA (19) sebagai tersangka kecelakaan Lalu lintas yang terjadi pada Minggu, 25 Nopember 2018 sekitar pukul 11.45 Wib. Di Fly Over Green lake Cipondoh, Kota Tangerang.

Akibat kejadian kecelakaan tersebut 3 orang santri meninggal dunia, dan belasan orang lainnya luka berat maupun luka ringan.

”Kecelakaan tersebut selain diakibatkan oleh fungsi rem yang tidak sempurna, juga diakibatkan overload atau kelebihan muatan. Di mana saat kecelakaan, mobil tersebut mengangkut 23 orang santri, sementara kapasitas mobil hanya 700 kg,” jelas Kapolres Metro Tangerang Kota, Harry Kurniawan S.Ik MH, didampingi Kasat Lantas AKBP Ojo Ruslani dan Kasubbag Humas Kompol Abdul Rachim, kepada awak media saat menggelar konferensi pers, Rabu (28/11/2018) sore.

Menurut Kapolres, saat melewati jalan yang menurun dan menikung, sang sopir RFA kehilangan kendali hingga mobil terbalik dan semua penumpang terpental. Diketahui sopir tidak memiliki SIM dan identitas KTP.

“Tersangka berikut barang bukti Mobil Pick Up jenis Toyota Kijang Nopol B-9029-RV, ternyata sudah 2 tahun telat uji Kir dan belum bayar pajak dari tahun 2017. Kita amankan guna pemeriksaan lebih lanjut, tersangka RFA dijerat dengan pasal 310 (3), (4) Jo 106 (1) Jo 137 (4) UU RI No 22 Th 2009 tentang LLAJ dengan pidana penjara selama 6 tahun,” Pungkas Kapolres.

Dihadapan puluhan awak media tersangka RFA meminta maaf kepada seluruh korban selamat dan juga kepada keluarga  korban yang meninggal. (Gusnur).