SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Lima belas (15) pelaku kasus pengeroyokan AR (16), berhasil ditangkap pihak Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya.

Diketahui, AR meninggal dunia, usai dikeroyok oleh sekelompok pemuda dari dua wilayah yakni, Cadas dan Kota Bumi (pasar kemis) pada Minggu 09 Juni 2019 sekira pukul 03.30 Wib, lalu.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolresto Tangerang Kota, didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim, dan Kepala Sub Bagian (Humas) Polresto Tangerang Kompol Abdul Rachim, Kasat Reskrim dan juga Kapolsek Sepatan saat gelar Konferensi Pers.

“Berawal dari laporan masyarakat didapat bahwa ditemukan seseorang di SD, Kampung Teriti RT 004 RW 004, tepatnya di depan SDN 2 Karet Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, melihat banyak darah di TKP warga langsung menghubungi pihak Polsek Sepatan, Kapolsek bersama anggota Buser langsung mendatangi TKP,” ujar Argo, Senin (10/6/2019).

Kejadian tersebut bermula dari sebuah tantangan yang dipasang melalui media sosial anatara kedua belah pihak, mereka sepakat untuk bertemu di tengah-tengah antara Kotabumi dan Cadas ketua kelompok dari Kota Bumi berinisal Dd seorang perempuan dan Cadas berinisial R.

“Mereka memiliki 20 anggota dan ada yang masih sekolah dan sudah tidak bersekolah. Kemudian setelah kita menangkap 13 tersangka ada 7 dari kelompok Kota Bumi, kemudian dari cadas 8 orang jumlah yang sudah ditangkap berjumplah 15 orang,” terang Argo.

Menurutnya, dari hasil keterangan para saksi-saksi yang sedang asyik ngobrol didepan toko minimarket di Jalan Kota Bumi, datang korban bersama dua orang temannya menggunakan sebuah sepeda motor dan ikut bergabung. Berselang tak lama kemudian datang segerombolan anak muda/remaja dari arah Kota Bumi berlarian yang diantaranya dengan membawa sajam.

Karena takut lanjut dia, korban dan rekan lainnya langsung lari masuk ke gang Teriti. Namun saat itu korban tersandung dan jatuh.

“Sehingga saat itu para pelaku langsung membacok korban menggunakan sajam di bagian kepala, punggung kaki dan tangan korban dan menyetrumnya,” jelas Argo.

Setelah para pelaku mengeroyok korbanya, kata Argo, para pelaku lalu melarikan diri ke arah Kota Bumi.

“Melihat korban sudah tidak berdaya dengan mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya dan banyak mengeluarkan darah, korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina menggunakan sepeda motor oleh rekannya, namun lantaran sudah meninggal dunia, maka korban disarankan dibawa ke rumah sakit RSU Tangerang, guna dilakukan visum luar-dalam dan Otopsi,” papar Argo.

Argo menambahkan, bahwa saat ini pihak Kepolisian masih menggejar 5 pelaku lainnya, dari kelompok Kuta Bumi (Pasar Kemis) dengan kelompok Cadas Sepatan.

“Dari kelompok kotabumi yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO) ada 5 orang berinisial M, A, F, Ab dan Dea sedang dicari anggota penyidik yang masih bekerja dilapangan,” tutupnya.

Kini sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku diamankan di Polresto Tangerang Kota. (Aris)