SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN – Seperti diberitakan Sekilasbanten.com sebelumnya, terkait kisah keluarga Lilis Suryani yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci di komplek Reni Jaya, Pamulang untuk membiayai anak semata wayangnya yang disabilitas sejak lahir. Ia tinggal di gang sempit tengah Kampung Salak 09, RT 005 RW 004, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kini keluarga Lilis merasa agak sedikit lega, lantaran terjamah oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sosial Tangsel, yang memberikan bantuan berupa kursi roda, pempers, mi instan, beras dan lain sebagainya.

Seperti yang dikatakan Wahyunoto selaku Kepala Dinas Sosial saat mendatangi kediaman Risa, pada Rabu (14/08). Dirinya mengatakan, Pemkot Tangsel melalui Dinsos selalu perhatian dengan respon cepat bagi PMKS yang perlu diberikan bantuan kebutuhan dasar baik itu pangan, sandang, atau bantuan alat untuk mandiri sesuai kebutuhan.

“Untuk penanganan penyandang disabilitas ada program rehabilitasi sosial dan kegiatan physico healing atau terapi kesehatan mental. Mental penyandang disabilitas lebih perlu kita kuatkan, bisa dibawa di rumah singgah sosial selama jangka waktu tertentu atau dikunjungi di kediaman yang bersangkutan dengan jadwal tertentu, semua tergantung hasil analisis, pastinya akan selalu ditangani,” kata Wahyunoto

Tak hanya itu, Wahyunoto juga menjelaskan, untuk perkembangn kesehatan kita koordinasikan dengan program yang ada di Dinas Kesehatan maupun RSU Tangsel, untuk terapi mental melalui program rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas.

“Kita berikan psychohealing atau terapi mental untuk membangun mental percaya diri Risa, kita terus monitor perkmbangn mentalnya melalui sakti peksos (satuan bhakti pekerja sosial) yang mengunjungi secara reguler dan terjdwal sesuai rentang waktu yang dibutuhkab berdasarkan hasil analisis. Kemudian orangtuanya juga sudah terdaftar dalam basis data terpadu, keluarga miskin dan sudah rutin diberi bantuan pangan dan uang untuk akses kesehatan,” paparnya.

Menyaksikan datangnya bantuan dari Dinas Sosial Tangsel, orang tua Risa, Lilis Suryani tak kuasa menahan linangan air mata, mengucap syukur dan terimakasih.

“Alhamdulillah, kami sangat merasa terbantu, kami sangat berterimakasih kepada bapak-bapak dari Dinas Sosial.” Singkat Lilis yang nampak tak kuasa meneteskan air matanya. (Tb)