KOTA TANGERANG, SB.COM –  Jajaran Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang Kota,  berhasil menangkap satu pelaku dari tiga pelaku jaringan sepesialis pencurian dengan pemberatan, di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang.

Satu pelaku berhasil ditangkap diketahui berinisial M.E.E Als E (19) tahun asal Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh dan satu pelaku inisial A.A Als A yang tinggal di daerah Indosiar Jakarta Barat berhasil kabur (DPO), sedangkan satu pelaku lagi inisial P.A Als G, tewas ditembak karena melawan petugas saat diminta menunjukkan tempat rekanya.

“Jadi hari ini Polres Metro Tangerang Kota mengadakan Press Konference, terkait pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah cipondoh,” ujar Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley Silalahi, kepada awak media Saat Pers Konference  diruang jenazah RSUD Tangerang, Jum’at (20/7/2018) sore.

Menurut Harley, kejadian bermula dari pencurian dengan pemberatan disalah satu rumah makan yang ada di kelurahan Kenanga  No 47, RT 05 RW 04, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (14/7), sekira pukul 02.00.

“Dari laporan masyarakat yang mengalami pencurian tersebut, Jajaran Polsek Cipondoh dengan Tiem melakukan pengejaran kepada (3) pelaku yang melakukan pencurian dengan barang bukti puluhan Gas, kotak amal dan dua buah sajam berupa golok,” Terangnya.

Harley mengatakan, bahwa dari hasil pengejaran di satu wilayah di Kunciran angota berhasil mengamankan dua pelaku, selanjutnya dari kedua tersangka dilakukan pengembangan namun dalam perjalananya satu pelaku P.A Als G, melakukan perlawanan dengan berusaha merebut senjata anggota.

Tak ingin terjadi sesuatu sambung Harley,  petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku yang mengakibatkan meninggal dunia,” Ungkapnya.

selanjutnya penyidik melakukan pemberkasan dan saat ini salah satu pelaku sedang melakukan proses hukum yang ada. atas perbuatanya pelaku di ancam dengan pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun,” Pungkasnya.

Dari tangan para pelaku Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 15 tabung gas elpiji 3 kg, 1 Unit Hanphone Merk OPPO berikut Kardusnya, 2 bilah golok, 1 Kotak Amal, 1 buah Flashdisk rekaman CCTV dan uang tunai Rp. 350.000. (Gusnur)