Sempat Kabur, Pasien Positif Corona Covid-19 Dijemput Kembali di Cikande

SEKILASBANTEN.COM, SERANG – Pasien yang positif terinfeksi virus corona (covid-19) sempat kabur. Kendati demikian, pasien kini telah dijemput kembali oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Serang menggunakan mobil ambulans dikediaman ibunya.

Saat ditemui sekilasbanten.com Kepala Puskesmas Cikande Hj. Iis membenarkan adanya kasus pasien positif Corona Covid-19 didaerahnya ini yakni, di Desa Leuwi Limus Kecamatan Cikande Kabupaten Serang, kamis (28/05/20).

Hj. Iis menjelaskan, sebelum dinyatakan positif oleh Litbangkes pasien bernama SIS (41) sempat melakukan isolasi mandiri, usai mengikuti rapid test dan hasilnya reaktif.

“Ya benar bahwa orang yang bertempat tinggal di kampung Raab ini positif, SIS merupakan jamaah tabligh akbar yang ada di pandeglang dan sebelumnya, ia sempat kontak dengan WNA yang juga jamaah asal bangladesh,” ujarnya.

“Kemudian bersangkutan di isolasi mandiri. Namun, yang bersangkutan kabur kesini dan kami baru terima laporan kemarinnya tanggal 26/05/2020, setelah di cek ternyata pasien berasal dari kabupaten serang selanjutnya menginformasikan ke Dinas kesehatan Kabupaten Serang,” bebernya.

SIS diketahui terpapar covid-19 di daerah Maja Pandeglang, Banten.

Lebih lanjut, Kepala puskesmas Cikande Hj. Iis kembali mengatakan, bahwa beberapa orang yang kontak langsung dengan SIS ini sekarang sedang di rafid test,

“Sekarang ada sekitar 22 orang yang kita rafid test , 12 dari warga Cikande permai dan 10 orang dari kampung Raab, semua sudah kita lakukan rafid test hasilnya menunggu, untuk sodara Sis sekarang sudah di bawa ke rsud banten ” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Cikande Permai Dayari saat di temui awak media membenarkan warganya telah mengikuti test rapid di puskesmas Cikande.

“Benar warga kami tadi mengikuti rapid test , ada 12 orang dengan menggunakan 2 mobil ambulans dari desa dan puskesmas,” ujar Kepala Desa Cikande Permai.

“Semoga nanti hasilnya negatif, dan juga menghimbau kepada warga desa Cikande permai untuk tetap disiplin hidup bersih dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, dan rutin mencuci tangan,” ucap kepala desa Cikande permai kepada awak media.

Diketahui SIS yang belum berkeluarga ini tinggal dengan ibunya di Desa Leuwi limus Kecamatan Cikande.

Menurut keterangan yang di himpun dari ibunya sendiri tidak mengetahui anaknya sedang menjalani proses isolasi di pandeglang dan memutuskan pulang hingga akhirnya di jemput kembali. (Angga)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This