Home / Kabupaten Serang

Selasa, 8 September 2020 - 22:33 WIB

Situs Budaya Cagar Alam Dikeruk, Masyarakat Gunung Santri Datangi PTSP Kabupaten Serang

SEKILASBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG – Kembalinya aktivitas pengerukan di situs budaya cagar alam Gunung Santri membuat masyarakat kampung Gunung Santri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang Geram, terhadap perilaku oknum yang melakukan pengerukan di situs budaya cagar alam tersebut.

Pasalnya pengerukan di situs budaya cagar alam bukan sekali ini saja, tetapi sudah berulang kali terjadi. Namun hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Serang dan seolah-olah ada pembiaran.

Sejumlah Masyarakat Kampung Gunung Santri yang geram terhadap perilaku oknum tersebut pada Selasa (8/9/2020) mendatangi kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Serang, untuk meminta kejelasan apakah kegiatan pengerukan tersebut memiliki perijinan yang lengkap atau tidak.

Baca Juga  Bintang Mahaputera Adipradana Untuk Menteri Tjahjo

Menurut Suherman atau yang dikenal dengan sebutan Alis Sata mengatakan, kejadian ini sudah berulang kali terjadi namun sangat disayangkan pemerintah kabupaten Serang tidak mengambil tindakan terkait aktivitas tersebut.

“Kami meminta kepada pemerintah Kabupaten Serang untuk menindak tegas oknum yang melakukan pengerukan di cagar budaya alam dan memberhentikan aktivitas tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Tatang Iskandar selaku Kasie pengaduan dan penyelesaian sengketa perizinan mengatakan, masyarakat pada intinya menginginkan semua kegiatan yang berlokasi di gunung santri untuk di stop dan tidak ada lagi ada kegiatan.

Baca Juga  Masa Persidangan Ke III, Mulyadi Fraksi PPP Gelar Reses Di Desa Undar Andir

Tatang menjelaskan, bahwa kegiatan pengerukan di situs cagar itu memang tidak memiliki izin, dan pihaknya (pemerintah daerah-red) akan segera menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satpol-PP Kabupaten Serang selaku penegak Perda dan Selaku eksekutor, Paling lambat tiga hari kami akan turun ke lapangan, Sebetulnya itu kegiatan pengupasan yang akan dijadikan kegiatan lain berupa workshop,” pungkasnya.

(Angga)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Serang

KWTR Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Pemukulan Terhadap Wartawan di Serang

Kabupaten Serang

Masyarakat Desa Undar Andir Terima Bantuan Pangan Pasca Banjir

Kabupaten Serang

Nasrul – Eki : Kami Akan Perjuangkan Hak Buruh

Kabupaten Serang

Masyarakat Gunung Santri Apresiasi Pemkab Serang Dan Pemprov Banten

Kabupaten Serang

Pergantian Malam Tahun Baru, Allisa Resort Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Konsumen

Kabupaten Serang

Peringatan 10 Muharram 1442, Yayasan Ponpes Miftahul Ulum Santuni Anak Yatim-piatu

Kabupaten Serang

Bersama Masyarakat, H. Nasrul Ulum Memperingati HUT RI ke-75

Kabupaten Serang

Dana Operasional PAUD Kecamatan Mancak Diduga Disunat