SEKILASBANTEN.COM, TANGSEL – Alumni SMP Pamulang Yayasan Djojoredjo mengadakan reuni akbar Lintas Generasi 1980 – 2018, dengan tema nonton bareng di “Balik Tergusurnya Sebuah Tonggak Sejarah SMP di Pamulang” di Kampung Rimbun, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Minggu 13/01/2019.

Salah satu tokoh masyarakat, Alumni 1981 SMP Pamulang yang juga mencalonkan diri menjadi Anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil lll Banten Drs. H Arsid M.Si, dalam sambutanya mengatakan, semoga para alumni yang hadir pada kesempatan tersebut bisa berkolaborasi.

“Iya, Kita cukup prihatin dengan SMP kita yang saat ini muridnya hanya tersisa 14 siswa, dengan adanya pertemuan besar ini, kita nanti akan bincang-bincang bersama teman-teman yang lain untuk mencoba berkolaborasi untuk kelanjutan SMP ini, karena saat ini informasinya sekolah tersebut kondisinya memprihatinkan,” kata Arsid.

Selanjutnya Arsid mengatakan, kegiatan reuni ini digagas oleh adik-adik kelasnya. “Saya kebetulan angkatan 1981 atau angkatan kedua, dan memang ini SMP pertama di Pamulang. Sebenarnya dulu pernah terbesit, saat saya mencalonkan sebagai Walikota, jika saya menang akan dialokasikan, namun ternyata niat saya belum terkabul,” tukasnya.

Arsid berharap, semoga dalam pertemuan tersebut ada yang tergugah hatinya. Terutama kepada alumni yang saat ini sedang mencalonkan sebagai Legislatif, sebelum memperjuangkan tempat lain, perjuangkanlah dulu tempat kelahiranya.

Di tempat yang sama, Dian selaku Humas dari alumni SMP Pamulang mengatakan, pihaknya sebagai panitia ingin mengikat seluruh alumni dari 38 angkatan yang ada menjadi 1 ikatan yangg dilegalkan dan bisa memberikan kontribusi nyata pada sekolah.

“Mudah-mudahan dengan adanya film dokumenter ini, semua alumni yang datang pada bisa tergugah hatinya dan dapat memberikan solusi terbaik untuk sekolah yang saat ini keberadaanya sangat memprihatinkan, dari proses panjang ini sebenarnya kami hanya punya keyakinan ingin menyambung tali silaturahmi. Dan Allhamdulillah semua angkatan, melihat dari daftar hadir ada 650 orang lebih, tapi itu sudah mewakili dari 38 angkatan yang ada. Adapun penggagas acara ini dari angkatan 1999,” pungkasnya. (Tb)