SEKILASBANTEN.COM,  BANDARA SUETTA – Gelar Pers Konference, Polres Kota Bandara Sukarno-Hatta (Suetta), berhasil mengungkap pemalsuan “Dokumen Negara” berupa KTP, SIM dan SKCK. Dengan mengaman 7 tersangka berikut puluhan barang bukti (bb).

Ketujuh tersangka diketahui berinisial NF (32) asal Jakarta Barat, AAA (19) asal Periuk Kota Tangerang, AS (36) asal Jatake Pagedangan Kabupaten Tangerang, IR (33) Cisauk Tangerang.

Kemudian, HA (33) asal Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, MH (21)  asal Curug sangereng Kelapadua Kabupaten Tangerang dan S Als Utis Bin Alm. M (32) asal Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, sedangkan inisial K kini masih buron (DPO).

Menurut keterangan Kapolres Kota Bandara Soetta AKBP Arie Ardian Rishadi, dihadapan puluhan awak media menjelaskan, pengungkapan Kasus Pemalsuan Dokumen KTP, SIM dan SKCK oleh Team Garuda Sat Reskrim Polres Kota Bandara Soetta. Dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP / A / 118 / IX/ 2019/ Resta.BSH, tanggal 14 September 2019.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Area Bandara Soekarno Hatta, Kelurahan Benda Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten (Wilayah Hukum Polresta Bandara Soekarno Hatta). Diketahui pada hari Jumat, tanggal 13 September 2019, pukul 23.00 WIB.

“Selain mengamankan para tersangka, anggota kita juga mengamankan barang bukti berupa puluhan KTP yang diduga palsu, puluhan SIM diduga palsu, belasan SKCK yang diduga palsu, alat pencetak dokumen palsu (Printer), bahan baku kertas dokumen palsu dan Cairan Pembersih Baju merk ByClean,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kejadian berawal saat tersangka 1 an NF memposting tawaran jasa melalui Media Sosial, untuk pembuatan dokumen dengan waktu yang singkat dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp800.000 untuk proses dokumen berupa KTP, SIM dan SKCK.

“Atas kegiatan tersebut, kemudian tersangka 1 yang diduga memproduksi Dokumen Palsu dengan mengambil tempat kediaman yang bersangkutan Juru Mudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, diamankan oleh Team Garuda Sat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno Hatta,” terangnya.

Baca Juga:Jalin Sinergitas, Satpol PP Kota Tangerang Kunjungi Polsek Karawaci

Selanjutnya atas kejadian tersebut, lanjut kapolres, tersangka 1 dan Tersangka lain dari hasil pengembangan berhasil diamankan beserta barang bukti dibawa ke Polresta Bandara Soetta guna dilakukan penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut.

“ketujuh tersangka mempunyai peran masing-masing ya, dan tersangka 2 s/d 7 menggunakan Dokumen Palsu untuk mendaftar dan membuat akun Layanan Antar Online Go Car. Untuk KTP dan SIM yang dipalsukan berbahan Asli KTP dan SIM yang didapat Tersangka 1 dari DPO an K yang ber-profesi sebagai Copet,” papar Kapolres.

Ia menambahkan, bahwa tersangka 1 dalam membuat Dokumen Palsu dilakukan sendiri tanpa bantuan dari pihak lain. Tersangka mulai membuat dokumen KTP, SIM dan SKCK serta dokumen lainnya  sejak bulan Maret 2019.

“Tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp500.000, (lima ratus ribu rupiah) per paket (e-KTP, SIM dan SKCK,” kata Kapolres.

“Atas perbuatanya, para tersangka diduga melakukan tindak Pidana Pemalsuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 dan atau Pasal 264 KUHPidana dengan ancaman hukuman 8 Tahun Penjara,” punkasnya.

Sebelum menggelar Press Conference, Kapolres Bandara Suetta  AKBP Arie Ardian Rishadi S.IK., didampingi Kabag Ren AKBP Akhir Budianto, Kasat Binmas Kompol Sinambela, Kasat Narkoba Kompol Arif Ardiansyah SH.,S.IK., Kasat IK Kompol Boyke Siregar S.Sos., dan Kasat Reskrim AKP A. Alexander SH.,S.IK.,M.Si.,MM.,MH., menggelar acara tatap muka dengan pewarta dari Media Cetak, Online dan TV Nasional. (Red)

Editor: Gusnur