Home / BANTEN

Selasa, 9 Juni 2020 - 19:16 WIB

Wagub Andika: Banten dan DKI Jakarta Perlu Pengaturan Shift Kerja

SEKILASBANTEN.COM, SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menilai perlu adanya pembagian jam kantor atau jadwal shift kerja. Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di sejumlah terminal dan stasiun kereta api selama diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah Tangerang Raya, Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Andika Hazrumy dalam teleconference Rapat Koordinasi Pembahasan Waktu Kerja Karyawan Agar Tidak Terjadi Penumpukan di Terminal dan Stasiun yang dipimpin Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo pada Senin malam (8/6/2020).

Dikatakan, pada senin (8/6) pagi, terjadi penumpukan penumpang di stasiun Rangkasbitung. Namun pada siang hari sudah tidak terjadi penumpukan.

Baca Juga  Bank Banten Bantu 500 VTM dan 95 APD Untuk Tangani Covid-19 di Banten

“Perlu adanya penambahan petugas untuk mengatur antrian di luar pagar stasiun bagi calon penumpang. Sesuai dengan protokol kesehatan agar tidak terjadi kerumunan,” tegas Wagub Andika.

Ditambahkan, Pemprov Banten akan menyesuaikan kebijakan Pemerintah Pusat, untuk pembagian jam kerja bagi warga masyarakat Banten yang bekerja di DKI Jakarta.

Perlu diketahui bahwa, Pemprov Banten telah memperpanjang PSBB selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 1 hingga 14 Juni mendatang.

Melalui Keputusan Gubernur Banten khusus untuk wilayah Tangerang Raya melalui Surat Keputusan Gubernur Banten 443/Kep.161-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Tahap Ketiga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Baca Juga  Polres Tangsel Ungkap 2 Kasus Pemerkosaan di Apartemen Paragon

Ditegaskan oleh Wagub, selama pemberlakuan PSBB, sektor industri khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Industri juga dapat mengadakan rapid test dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemprov Banten guna mencegah penyebaran virus corona melalui deteksi dini.

“Pemerintah Provinsi Banten telah mensosialisasikan kepada masyarakat penerapan tatanan kenormalan baru (new normal) melalui laman website dan media sosial Pemerintah Provinsi Banten,” pungkasnya. (RS/*)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Cegah Covid 19, Polda Banten Berikan Sosialisasi Cara Mencuci Tangan Menurut WHO

BANTEN

Wanita Thailand Kurir Sabu, Simpan 283,7gram di Mr. V

BANTEN

Temukan Rutilahu, Tatu Langsung Perintahkan Dibangun

BANTEN

AKBP Solihin : April Akan Ada Operasi Penertiban Angkutan Barang Dan Penumpang

BANTEN

Jaga Stabilitas Pangan, Polda Banten Tanda Tangani MOU Dengan Perum Bulog

BANTEN

Aisyiyah Sebagai Sayap Juang Muhammadiyah

BANTEN

Screening Covid-19 di 5 Daerah, Pemprov Temukan 11 Orang Positif Corona

BANTEN

Bupati Tangerang Resmikan RSUD Pakuhaji