Yonif Mekanis 203/AK Evakuasi Korban Meninggal di Lokasi Banjir

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Banjir melanda Tangerang dan Jakarta sejak 3 hari lalu, Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 203 Arya Kamuning (AK) mengevakuasi korban meninggal akibat banjir, di Pulo Indah Asri V No 92, Kelurahan Petir, Cipondoh, Kota Tanggerang, Kamis (2/1/2020).

Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Mekanis 203 Arya Kamuning (AK), Letkol Inf. Bangun Siregar, kepada Sekilasbanten.com,  Jum’at (3/1) mengatakan, bahwa pada Kamis (2/1/2020) sekira Pkl 14.00,  pasukan 203/AK berjumlah 25 personil dipimpin Lettu Inf Irwanto mendapat Perintah dari Damdim 0506/Tgr untuk bergerak ke wilayah Koramil 01/Tgr.

“Jadi dari wilayah Koramil 02/BTC yang saat itu sedang melaksanakan Gulben Banjir di BTC, Pasukan 203/AK langsung bergerak ke Ramil 01 Kota Tangerang ke Daerah Kelurahan Petir,” kata Danyon.

Dijelaskanya, setiba di Kelurahan Petir pukul 15.00 Wib, kami mendapat perintah untuk mengevakuasi korban banjir yang di Perumahan Pulo Indah dan saat itu juga anggota pasukan BKO dari 203/AK menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan.

“Kami siapkan pelampung perorangan, angkutan dan perahu LCR. Pada pukul 19.30 Wib, Danramil Kapten Inf. Suroyo mendapat Informasi dari warga bahwa ada korban warga yang meninggal dunia dan membutuhkan Evakuasi,” jelasnya.

“Dengan cepat pasukan 203 BKO Ramil 01/Tgr mendapat perintah dari Danramil langsung bergerak ke TKP dengan menerjunkan 8 personil, menggunakan 1 Unit NPS dengan membawa 1 Unit LCR,” papar Danyon.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sampai di Perumahan Pulo Indah mobil tidak dapat digunakan, kemudian pihaknya melaksanakan evakuasi korban dengan menggunakan LCR 8 personil didampingi Babinsa Plt Sulaiman. Ketinggian air saat itu mencapai 1.5 s/d 2 M.

“Sampai di kediaman Almarhum Ibu Rita Sialagan, kami langsung evakuasi menggunakan LCR dengan waktu tempuh 1 jam, karena arus air sangat deras. Namun saat kita masukan ke kendaraan NPS 203/AK Korban meninggal dunia, dan atas permintaan Keluarga kami Antar ke Rs. EMC Cipondoh Tangerang untuk dilakukan Visum/pemeriksaan oleh dokter,” terangnya.

Untuk diketahui bahwa sejak terjadi bencana banjir 3 hari lalu di Jakarta dan Tangerang, Danyon menerjunkan sebanyak 201 personil dan disebar di wilayah Tanggerang dan Jakarta Barat.

“Sampai hari ini sesui perintah pimpinan, kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk membantu korban banjir yang berada di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang,” tukasnya.

Danyon menambahkan, bahwa kendala yang paling nyata lantaran dalam melakukan evakuasi kekurangan perlengkapan, seperti rakit, LCR atau perahu karet.

“Saat ini mereka (korban banjir-red)  membutuhkan makanan, minuman air mineral, pakaian kering, softex dan pempers,” pungkasnya. (Gusnur)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This