Home / Kota Tangerang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Dinkes Kota Tangerang Gelar Tracing Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis di 430 Lokus

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin bersama Wakil Walikota Tangerang, H. Maryono Hasan Saat Sambangi Program CKG di Salah Satu Wilayah di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin bersama Wakil Walikota Tangerang, H. Maryono Hasan Saat Sambangi Program CKG di Salah Satu Wilayah di Kota Tangerang.

SEKILASBANTEN. COM, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan resmi memulai program penelusuran kontak (tracing) penyakit Tuberculosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program perdana ini ditinjau langsung dalam rangkaian kunjungan kerja Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Banten di Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Daun, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Senin (27/7/26).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, Kota Tangerang menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan amanah khusus untuk menjalankan program akselerasi ini dengan target penanganan mencapai 430 lokus hingga November mendatang.

“Hari ini merupakan kegiatan perdana untuk program tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG di Kota Tangerang. Kita mendapat tugas untuk menyelesaikan 430 lokus hingga November mendatang. Untuk hari pertama ini, ada lima lokus yang berjalan secara bersamaan,” ujar dr. Dini.

Baca Juga  4 Ruas Jalan Diperbaiki, Pemkot Tangerang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Ia menyampaikan, target sasaran pada setiap lokus mencapai 100 orang, yang difokuskan pada kontak erat pasien positif TBC. Layanan yang disediakan mencakup penelusuran (tracing) TBC, skrining Ransel TBC, pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta foto rontgen paru menggunakan alat portable untuk deteksi dini.

“Tracing ini fokus kita lakukan pada keluarga dan lingkungan terdekat dari pasien positif TBC. Tujuannya agar kita bisa mendeteksi potensi kasus baru secara presisi sekaligus memutus rantai penularannya di masyarakat,” kata dr. Dini.

Ia menyebutkan, program ini mengandalkan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat kader kesehatan, dengan target empat lokus pemeriksaan di Kelurahan Alam Jaya ke depannya.

Baca Juga  Dianggap Menutup Informasi, Ketua Forwat Kritisi Polsek Cipondoh

Guna mencapai target penurunan kasus menuju Eliminasi TBC Tahun 2030, ia mengimbau seluruh warga Kota Tangerang untuk tidak ragu maupun malu memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis ini melalui semangat TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh).

“Pesan saya untuk seluruh masyarakat Kota Tangerang, jangan takut, jangan malu dan jangan segan. TBC bukan penyakit yang menakutkan atau memiliki stigma negatif, justru harus kita berantas bersama. Jika ada kader atau petugas puskesmas yang mengajak skrining TBC maupun CKG, mari datang dan periksakan diri. Jika ditemukan kasus positif, kunci utamanya adalah pengobatan sampai tuntas,” tutup dr. Dini. (adv)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Spirit Solidaritas, Pemuda Gandasari WANAPAGA Gelar Milad Ke 28 Tahun

Kota Tangerang

Dukung Galang RTHB, Maryono Tegaskan Komitmen Tangerang Bangun Kota Sehat

Kota Tangerang

Wakil Sebut Kolaborasi Parpol dan Pemerintah Penting Untuk Kemajuan Kota 

Kota Tangerang

Saksikan Final Liga FORSSEKOT, Pj: Banyak Calon Atlet Sepakbola Muda Berbakat

Kota Tangerang

SMSI Kota Tangerang Gelar Audensi ke Polres Metro Tangerang Kota

Kota Tangerang

Raperda Tentang Pertanggungjawaban APBD 2025 Tuntas,  Sachrudin-Maryono Mantapkan Agenda Pembangunan 2027

Kota Tangerang

PAD 2025 Melampaui Target, Maryono Ajak OPD Gali Sumber Pendapatan Baru

Kota Tangerang

DPMPTSP Kota Tangerang Raih Penghargaan Kepatuhan Regulasi Penanaman Modal Terlengkap di Provinsi Banten