Home / Kota Tangerang

Jumat, 24 April 2026 - 14:52 WIB

Lindungi Kepentingan Publik, Petugas Gabungan Tertibkan Lahan Bersertifikat di Rawa Bokor Secara Persuasif

Foto: Petugas Gabungan Saat Tertibkan Lahan Bersertifikat di Rawa Bokor Secara Persuasif.

Foto: Petugas Gabungan Saat Tertibkan Lahan Bersertifikat di Rawa Bokor Secara Persuasif.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG –Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya dalam melindungi kepentingan masyarakat luas melalui penertiban lahan yang telah memiliki dasar hukum yang sah.

Dalam hal ini, melakukan penertiban lahan eks SDN Rawa Bokor, Kecamatan Benda, yang terus dilakukan secara persuasif, oleh seluruh petugas gabungan Pemkot Tangerang, Jumat (24/4/26).

Kuasa Hukum Pemkot Tangerang Gading Simanjutak menjelaskan, langkah penertiban tersebut telah melalui proses panjang, mulai dari pemberian surat peringatan hingga fasilitasi audiensi dengan pihak yang mengaku sebagai ahli waris.

“Pemkot Tangerang juga telah memberikan tenggat waktu secara bertahap, yakni 7×24 jam, 3×24 jam, hingga 2×24 jam, sebelum akhirnya dilakukan tindakan penertiban di lapangan,” tutur pengacara GS Law Office.

Baca Juga  Pastikan Keamanan dan Kelancaran Sistem Zonasi, Dr. Nurdin Tinjau Langsung Proses PPDB SMPN

“Negara hadir tidak hanya untuk melindungi, tetapi juga mengatur. Dalam hal ini, pemerintah telah memberikan ruang dan waktu yang cukup, termasuk memfasilitasi audiensi atas keberatan yang disampaikan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dasar hukum penertiban merujuk pada Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1960 tentang larangan pemakaian tanah tanpa izin dari yang berhak, serta didukung oleh kepemilikan Sertifikat Hak Pakai Nomor 4 tanggal 24 Januari 2004 atas lahan seluas kurang lebih 1.580 meter persegi.

Selain itu, penertiban juga mengacu pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Baca Juga  Paparkan Capaian Kinerja, Tim Evaluator Kemendagri Apresiasi Berbagai Kegiatan Unggulan yang Digagas Dr. Nurdin

“Terkait adanya pihak yang mengajukan keberatan, Pemkot Tangerang tetap menghormati hak setiap warga negara untuk menempuh jalur hukum,” katanya.

Menanggapi isu yang berkembang di lapangan, termasuk tudingan adanya tindakan di luar prosedur, Pemkot Tangerang memastikan bahwa seluruh proses penertiban dilakukan secara terbuka, humanis, dan sesuai aturan yang berlaku.

Penertiban ini juga melibatkan pengamanan serta penggunaan alat berat guna mendukung proses pengosongan lahan, sebagai bagian dari upaya pengamanan aset milik pemerintah daerah. (Red)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Gebyar Indonesia Raya, Ribuan Kader DPC Gerindra Kota Tangerang Antusias Ikuti Gerak Jalan

Kota Tangerang

Diduga Tak Berizin, Satpol PP Diminta Tertibkan Bangunan Mini Soccer di Neglasari

Kota Tangerang

PPKM Level 3 Diperpanjang, Arief : Ada Kelonggaran Untuk Aktifitas Masyarakat

Kota Tangerang

CentrePark Sajikan Konsep Parkir Modern Berbasis Teknologi di CBD Ciledug

Kota Tangerang

Dr. Nurdin Gagas Pemerintahan Amanah untuk Pembangunan 2025

Kota Tangerang

Buka Pengajian ASN, Wakil Walikota Ingatkan Pelayanan Publik Tidak Boleh Terganggu

Kota Tangerang

Ormas BPPKB Banten DPC Kota Tangerang Gelar Deklarasi di Hotel Istana Nelayan Jatiuwung

Kota Tangerang

KPK Apresiasi Capaian Pemkot Tangerang Dalam Pencegahan Korupsi