SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Pada tahun 1960-an, Desa Kadu merupakan kawasan yang subur dengan ladang, pesawahan, dan perkebunan.
Tanah liat merah di wilayah ini membuatnya menjadi pusat produksi bata merah, dengan banyaknya tempat pencetakan bata merah (Lio) yang beroperasi.
Masyarakat Desa Kadu memanfaatkan lahan mereka untuk diambil tanahnya, baik dengan sistem barter, pembelian, atau bagi hasil produksi bata merah.
Hasil produksi bata merah ini kemudian dikirim ke DKI Jakarta untuk pembangunan infrastruktur, termasuk Bundaran HI dan Senayan.
Kepala Desa Kadu, M. Asdiansyah, mengatakan bahwa bata merah dari Desa Kadu sangat berkualitas dan diminati untuk pembangunan Ibukota.
Sesepuh Desa Kadu juga menceritakan bahwa bata merah dari Lio di Desa Kadu banyak dikirim ke Jakarta dan dianggap paling berkualitas dibandingkan dengan bata merah dari daerah lain.
Sumber : Kepala Desa Kadu-curug Tangerang.



















