Home / PEMERINTAHAN / Tangerang Selatan

Senin, 6 September 2021 - 19:14 WIB

Walikota Tangsel Tinjau PTMT Hari Pertama Tingkat SMP

SEKILASBANTEN.COM, TANGSEL – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) hari pertama bertempat di SMPN 8, Muncul, Kec. Setu, Tangsel, Senin (6/9/2021).

Dalam peninjauannya, Walikota Tangsel didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel Taryono, dan Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid.

Benyamin menjelaskan, bahwa kebijakan pelaksanaan PTMT ini diambil dari tingkat SMP dulu, baik negeri maupun swasta. Yang bisa melakukannya adalah sekolah yang sudah mengisi Dapodik untuk kesiapan PTMT, dan Ada 168 Sekolah yang bisa melakukan PTMT.

“Tadi sudah saya liat langsung. Alhamdulillah, semua perangkat infrastruktur untuk layanan kesehatannya sudah cukup bagus. Jika dalam satu minggu perkembangan penanganan Covid-19 menunjukkan progres, maka direncanakan minggu depan akan berlangsung tatap muka untuk tingkat SD, TK dan PAUD,” ujarnya.

Benyamin menambahkan bahwa dia bisa melihat antusias yang diberikan oleh siswa dalam menyambut PTMT. Meskipun belum 100 persen, proses tatap muka ini tetap dilakukan secara berkualitas oleh murid dan guru.

Menurutnya, untuk sekolah tatap muka ada catatan. Anak-anak selain sudah divaksin, mereka juga harus tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) didalam sekolah maupun di luar sekolah, dengan tetap menggunakan masker.

Sementara dari apa yang ditinjau, Benyamin menyampaikan, bahwa nanti pihaknya akan melakukan evaluasi mengenai kegiatan PTMT ini.

“Nanti kita liat perkembangan dalam 1 minggu ke depan, terlebih jika siswa-siswi ini ada yang belum divaksin, bisa lakukan koordinasi dengan Puskesmas setempat untuk divaksin. Namun untuk persentase vaksinasi siswa siswi di Tangsel, sudah mencapai 90 Persen,” jelasnya.

Sistem pembelajaran tatap muka yakni, rombongan pelajar A masuk kelas dan rombongan B belajar online. Nanti di hari Rabu sekolah dibersihkan, dan Kamis-Jumat rombongan B masuk kelas, rombongan A online.

“Mereka bergiliran dan itupun hanya 4 jam maksimal pembelajaran yang diberikan,” ungkap Benyamin.

Sementara, Ketua DPRD Kota Tangsel, Abdul Rasyid menjelaskan, bahwa pihaknya perlu memeriksa beberapa sekolah lainnya untuk memastikan implementasi kesesuaian, sebagaimana yang sudah ditentukan. Sehingga, nantinya bisa menjadi bahan evaluasi untuk mempertimbangkan lagi PTMT ini.

”Untuk saat ini, dari apa yang ditinjau semuanya sesuai dengan ketentuan. Mulai dari fasilitas dan sistem pembagian kelasnya,” terangnya. (Red/*).

Share :

Baca Juga

Tangerang Selatan

Mal Pelayanan Publik Segera Hadir untuk Masyarakat Tangerang Selatan

Tangerang Selatan

Benyamin Salurkan Bantuan Sosial Tunai

KESEHATAN

Pilar Meninjau Vaksinasi Tahap Kedua di Teras Kota

PERISTIWA

Team SAR Gabungan Akhirnya Temukan Bocah yang Tenggelam di Kali Angke

Tangerang Selatan

Pemkot Tangsel Mulai Vaksin Anak Usia 12 Hingga 17 Tahun

ADVETORIAL

Musrenbang Kota Tangsel Resmi Dibuka, Delapan Indeks dan Cakupan Perlu Diperhatikan

PARLEMEN

SMSI Kota Tangerang Selatan Mengapresiasi Program Vaksinasi 

NASIONAL

Upaya Pencegahan Korupsi di Tubuh Birokrasi