SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Kontingen Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tangerang resmi dilepas untuk mengikuti Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Banten Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Graha Pemuda, Puspem Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Jumat (6/11/2026).
Total kekuatan yang diterjunkan Kabupaten Tangerang berjumlah 448 orang, dengan rincian 356 atlet dari 31 Induk Olahraga (INORGA), 62 pelatih, serta 30 pengurus dan panitia.
“Total yang kami berangkatkan ada 448 orang, terdiri dari 356 atlet dari 31 INORGA, 62 pelatih, dan 30 pengurus serta panitia,” kata Ketua Kontingen KORMI Kabupaten Tangerang, Untung Saputra, saat acara berlangsung.
Menurut Untung, FORPROV bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan perhelatan yang menempatkan partisipasi masyarakat sebagai inti kegiatan.
“Karena olahraga adalah bagian dari gaya hidup yang aktif, sehat, rekreatif, inklusif, dan membangun kebersamaan bagi masyarakat,” jelasnya.
FORPROV II Banten Tahun 2026 akan berlangsung pada 7 hingga 10 November 2026, dengan Kota Tangerang sebagai tuan rumah.
Secara prinsip, FORPROV mengusung tiga aspek utama, yakni aspek sportif yang menjunjung kompetisi sehat, aspek rekreatif yang menghadirkan suasana menyenangkan, serta aspek partisipatif yang membuka ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat.
Ketua KORMI Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah, dalam sambutannya menyampaikan keyakinannya bahwa kemajuan daerah tidak hanya dilihat dari gedung tinggi dan jalan lebar, tetapi dari seberapa ceria, bugar, dan bahagia masyarakatnya.
“Olahraga rekreasi dan olahraga tradisional ini punya kekuatan magis, menyatukan tanpa sekat. Tua, muda, anak-anak semua melebur jadi satu, tertawa bersama, bergerak bersama, dan sehat bersama,” ujar Intan yang juga menjabat Wakil Gubernur Banten.
Ia menegaskan, peran KORMI bersama pemerintah daerah adalah memastikan masyarakat bukan hanya hidup, tetapi benar-benar merasakan dan menikmati hidup dengan sehat dan bergembira.
Dalam kesempatan itu, Intan juga menyampaikan keberhasilan Kabupaten Tangerang meraih juara umum pada Pekan Olahraga Tradisional Daerah (POTRADDA) III Provinsi Banten Tahun 2026 di Kota Cilegon pada 29-30 Oktober 2026. Keberhasilan tersebut mencatatkan hattrick tiga kali berturut-turut juara umum bagi Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, adik-adik atlet telah berhasil meraih medali emas di ajang POTRADDA kemarin dan menjadi juara umum,” terangnya.
Suasana pelepasan sempat diwarnai gelak tawa ketika Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, berbisik bertanya, “Bu, kok banyak yang tua ya atletnya?”.
Intan pun menjawab, “Jangan salah Pak Kadis, biar tua juga gembira dan bahagia,” yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Ajang FORPROV II Banten akan menghadirkan berbagai rumpun olahraga masyarakat, mulai dari olahraga kebugaran, olahraga rekreasi, esports, hingga permainan tradisional seperti bakiak, egrang, dan layang-layang.
Perhelatan ini diharapkan menjadi sarana untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat yang sehat, aktif, sportif, dan guyub, sekaligus memperkuat jejaring komunitas di daerah. Lebih dari itu, momentum ini juga diproyeksikan untuk mengembangkan potensi olahraga masyarakat sebagai akar pembentukan prestasi di tingkat pelajar dan masyarakat pada umumnya.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Sekretaris KORMI Kabupaten Tangerang Dr. Zaenal Mutaqien, H. Dedi Sutardi, H. Komarudin selaku Ketua Dewan Pakar KORMI Kabupaten Tangerang, serta perwakilan KONI Kabupaten Tangerang, Gilang Juarsa.
Dengan mengusung semangat juang Raden Arya Wangsakara serta motto kontingen “One Team, One Spirit, One Goal, Datang untuk Menang, Tangerang Semakin Gemilang!”, KORMI Kabupaten Tangerang bertekad tidak sekadar hadir atau bertanding, melainkan membawa pulang kejayaan dan mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di kancah Provinsi Banten. (red)
























