Home / Kota Tangerang

Kamis, 8 April 2021 - 14:31 WIB

Arief : SOTR dan Takbir Keliling Dilarang, Tarawih Diperbolehkan

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang telah menerbitkan surat edaran Walikota Nomor : 180 / 1208 -Hukum/2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Pada Masa pandemi Corona Virus Disease 2019, hal ini menyusul diterbitkannya surat edaran Kementerian Agama RI tentang Panduan Pelaksanaan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menjelaskan dalam surat edaran tersebut bahwa pelaksanaan shalat tarawih dan shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Jumlah rakaat dapat disesuaikan dengan kebiasaan yang dilakukan oleh setiap masjid atau musala,”

“Pengurus masjid atau musala dapat mengatur kapasitas jamaah 50 persen dari kapasitas masjid atau musala dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Arief saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (8/4/21).

Baca Juga  Berkah Ramadhan 1446 H, IPSI Kecamatan Rajeg Bagikan Ribuan Bungkus Takjil Gratis ke Warga

Selain itu,Wali Kota menegaskan pengurus masjid atau musala wajib membentuk satgas Covid-19 yang bertanggung jawab dan memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

“Satgas dapat menginformasikan kepada jamaah bahwa tempat ibadah selalu dilakukan penyemprotan disinfektan, menyediakan sarana tempat cuci tangan di pintu masuk masjid. Jamaah agar dapat membawa sajadah dan mukena masing – masing serta harus memakai masker dan menjaga jarak,” terang Arief

Ibadah puasa, lanjut Arief menjelaskan bahwa buka puasa bersama dapat dilaksanakan sepanjang mematuhi jumlah kehadiran 50 persen dari kapasitas ruangan dan mematuhi protokol kesehatan yang ketat serta harus mendapatkan izin dari satgas Covid-19.

“Untuk sahur on the road, takbir keliling dan kegiatan berkerumun lainnya tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Baca Juga  Melalui Bapenda, Pemkot Tangerang Kembali Gelar Program Relaksasi Pajak

Shalat Idul Fitri, Arief menuturkan boleh dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan pengurus dapat membentuk satgas Covid-19.

“Shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan Prokes yang ketat, tapi jika perkembangan Covid-19 mendapat peningkatan maka Shalat Idul Fitri dapat ditiadakan,” tukas Arief

Ketentuan lainnya, peringatan Nuzulul Qur’an wajib memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, jumlah jamaah paling bangak 50 persen dari kapasitas tempat atau lapangan terbuka.

Pedagang kaki lima diperbolehkan berdagang sepanjang mematuhi protokol kesehatan secara lebih ketat.

Vaksinasi boleh dilakukan selama bulan Ramadhan dengan berpedoman pada fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum Covid-19 pada saat berpuasa.

(Red/*)p

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Resmikan Cathlab Kardio Cerebro Vaskular Terpadu di RSUD Kota Tangerang, Sachrudin; Bukti Nyata Pemkot Tangerang Hadirkan Layanan Kesehatan Terbaik

Kota Tangerang

Uang Transport Peserta Sosialisasi Bawaslu Kota Tangerang Diduga Disunat Rp15 Ribu

Kota Tangerang

Sinergi Kanwil Ditjenpas Banten-BNNP Banten, Siap Dukung P4GN

Kota Tangerang

Pemkot Imbau Warga Lakukan Salat Id di Rumah Masing – Masing

Kota Tangerang

Faldo Maldini menjadi pembeda diacara Diskusi Publik Calon Walikota Tangerang

Kota Tangerang

Permudah Pelayanan Pajak, Samsat Cikokol Buka 7 Titik Gerai di Kota Tangerang

Kota Tangerang

Bersama Penggiat Sosial, H. Sachrudin Gelar Acara Ngobrol Inspirasi

Kota Tangerang

Hasil Rapat Pleno PWI KotaTangerang, R. Herwanto Terpilih Sebagai Plt Ketua PWI Kota Tangerang