SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Keluarga Besar PPBNI Satria Banten menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya H. Deden Syuqron, S.H., M.H., yang dikenal sebagai Penasihat Hukum Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Duka dan belasungkawa tersebut disampaikan oleh Muhlisin Arya, S.H., M.H., C.M.E., C.P.L.A., yang akrab disapa Bang Arya, selaku Biro Hukum DPP PPBNI Satria Banten sekaligus praktisi hukum/advokat di Tangerang.
Menurut Bang Arya, kepergian almarhum merupakan kabar duka, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi rekan-rekan yang mengenal almarhum dalam lingkungan profesi dan pengabdian di bidang hukum.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi, Biro Hukum DPP dan keluarga besar PPBNI Satria Banten, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya H. Deden Syuqron, S.H., M.H. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Bang Arya.
Bang Arya mengatakan, setiap insan pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta. Namun ilmu, kebaikan, pengabdian dan manfaat yang diberikan seseorang semasa hidup akan selalu meninggalkan kenangan bagi keluarga, sahabat, rekan sejawat maupun masyarakat.
Menurutnya, sebagai sesama insan yang berkecimpung di bidang hukum, sudah sepantasnya memberikan penghormatan atas pengabdian almarhum sekaligus mendoakan agar segala ilmu dan kebaikan yang pernah diberikan menjadi bagian dari amal jariyah.
“Kami mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kebaikan almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya serta memberikan rahmat dan tempat yang mulia di sisi-Nya,” ungkapnya.
PPBNI Satria Banten juga menyampaikan doa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
Bang Arya menambahkan bahwa kabar duka seperti ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa jabatan dan profesi pada akhirnya akan selesai,
sementara nama baik, ilmu, pengabdian dan manfaat kepada sesama akan menjadi bagian yang dikenang.
“Selamat jalan H. Deden Syuqron, S.H., M.H. Semoga setiap ilmu yang pernah dibagikan, setiap kebaikan yang dilakukan dan setiap pengabdian yang diberikan menjadi amal yang terus mengalir. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami turut merasakan kehilangan ini,” tutup Bang Arya. (Red)


























