Home / BANTEN

Rabu, 19 November 2025 - 16:36 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Keterbukaan Informasi Publik

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan prasyarat mutlak bagi terciptanya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (19/11).

“Keterbukaan informasi adalah keharusan dan kewajiban bagi kita. Dalam rangka memastikan akses informasi bagi seluruh masyarakat, kami sebagai pejabat publik tidak boleh alergi untuk diakses informasinya,” ujar Andra Soni. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen penuh untuk memenuhi dan menjamin hak‑hak publik atas informasi, sebagai upaya pencegahan korupsi dan penyimpangan, serta untuk memaksimalkan pembangunan di Provinsi Banten.

Baca Juga  Pandemi Covid -19 Jadi Uji Kompetensi Kepala Daerah

Gubernur menekankan bahwa hasil yang diperoleh dari presentasi uji publik bukanlah tujuan utama. Ia berharap keterbukaan informasi Pemprov Banten dapat dinilai secara objektif oleh masyarakat dan Komisi Informasi, serta berharap Komisi Informasi Provinsi Banten terus bersinergi dengan Pemprov dalam menangani isu‑isu terkait.

Andra Soni juga mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten, untuk bekerja maksimal dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan masyarakat. “Manfaat penting dari keterbukaan informasi, tentu kami akan lebih berhati‑hati dan lebih transparan. Kami dituntut untuk memiliki tanggung jawab lebih terhadap hak‑hak publik yang kami jalankan,” jelasnya.

Dalam sesi presentasi, Gubernur Banten tampil bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, serta Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi, Soerjanto Tjahjono. Panelis uji publik yang memberikan penilaian meliputi Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Arya Sandhiyudha; praktisi keterbukaan informasi publik, Danardono Sirajuddin; dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Hukum dan Anggaran Indonesia, Yenti Nurhidayat.

Baca Juga  Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Balaraja Rutinitas Patroli KRYD Malam Hari Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Keterbukaan informasi publik, menurut Gubernur, merupakan wujud transparansi pengelolaan pemerintahan Provinsi Banten dan diharapkan dapat terus ditingkatkan melalui kerjasama antara Pemprov, Komisi Informasi, dan seluruh pemangku kepentingan. (ris)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Kapolri Bersama KSBSI Dorong Percepatan Vaksinasi di Wilayah Banten

BANTEN

TP PKK dan Posyandu Provinsi Banten Gelar Webinar Lansia Sehat

BANTEN

Pj Gubernur Banten A Damenta Tekankan Regenerasi Petani Jaga Ketahanan Pangan

BANTEN

JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan Buat Aman dan Nyaman Pedagang Pasar Anyar

BANTEN

Gelar Patroli Cipta Kondisi, Polres Metro Tangerang Kota Kerahkan 250 Personil Gabungan

BANTEN

Polisi Lumpuhkan Curas Modus Tukar Uang di Tangerang Viral di Medsos, Kapolres Metro Tangerang Beri Penghargaan

BANTEN

Gubernur WH Imbau Masyarakat Banten Waspada Cuaca Ekstrim Akibat Perubahan Iklim

BANTEN

Syarat Ganti Rugi Tidak Sesuai PP, Warga Panunggangan Barat Mengadu ke Ombudsman RI