Home / PENDIDIKAN / Tangerang Selatan

Kamis, 11 November 2021 - 22:57 WIB

Mahasiswa UNPAM Ubah Sampah Jadi Indah

SEKILASBANTEN.COM, TANGSEL – Dengan memanfaatkan botol bekas Mahasiswa UNPAM (Universitas Pamulang) mengubahnya menjadi vas bunga indah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) yang dilaksanakan di MI Nurul Hidayah Yapia, Jl. Yapia Rt. 02/03, Desa Waru Jaya, Kec. Parung, Kab. Bogor, Sabtu (16/10/2021).

PMKM adalah pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya langsung pada masyarakat secara kelembagaan melalui metodologi ilmiah, sebagai penyebaran Tri Dharma Perguruan Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat.

“Sebagai respon akademik masyarakat kampus atas kebutuhan, tantangan, atau persoalan yang dihadapi oleh masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.” ujar Salwa Choerunnisa Pebriyanti, selaku ketua kegiatan PMKM.

Sementara, Anas Alif Videya salah satu anggota PMKM menerangkan, dengan mengacu pada Tridharma Perguruan Tinggi yang selanjutnya disebut Tridharma adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diperkuat dengan UU No. 12 Tahun 2012, Pasal 1 Ayat 9.

Seluruh sivitas akademika wajib dan bertanggung jawab dalam mewujudkan Tridharma tersebut.

“Pendidikan keterampilan untuk anak-anak memiliki peran penting sebagai upaya untuk meningkatkan daya berfikir, daya ekspresi, daya eksplorasi, daya imajinasi, daya kreasi, dan seni dalam membuat keterampilan.” ujarnya.

Salwa berharap, pemanfaatan limbah sampah sebagai media keterampilan membuat anak-anak dapat berkembang dengan imajinasi mereka, menjadikan limbah seperti apa yang mereka inginkan dengan ragam bentuk dan pola-pola baru yang menarik sesuai dengan apa yang ada di imajinasi mereka.

Meski kelihatan sederhana, tetapi bagi anak-anak hal ini sangat penting. Karena dengan media limbah sampah, anak-anak belajar banyak tentang cara memanfaatkan limbah menjadi barang berguna, serta anak-anak dapat belajar mencintai lingkungan hidup.

“Dengan adanya kegiatan PMKM ini, kami sebagai mahasiswa mengharapkan agar siswa-siswi dapat mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan agar dapat meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah sampah.” ungkapnya.

Salwa menyampaikan, kegiatan ini melibatkan siswa-siswi kelas 4 MI Nurul Hidayah Yapia. Pelaksanaan kegiatan ini diketuai oleh Salwa Choerunnisa Pebriyanti dan beranggotakan Anas Alif Videya, Novi Angelia Tri Prasiwi dan Reza Siti Nurparijah, serta di dampingi oleh Ibu Suciati Muanifah, S.E.M.M. selaku Dosen pembimbing.

PMKM ini dilakukan dalam 2 tahap acara, yaitu tahap sosialisasi dan tahap praktik pembuatan vas bunga.

“Tahap pertama, Ketua PMKM mensosialisasikan siswa-siswi mengenai dampak yang ditimbulkan dari limbah sampah terhadap lingkungan sekitar, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan bagi anak-anak dalam meminimalisir pembuangan limbah sampah secara sembarangan. Kemudian untuk tahap kedua, siswa-siswi melakukan praktik pembuatan vas bunga dari botol bekas yang telah di sediakan oleh mahasiswa PMKM.” terangnya.

Menurutnya, antusiasme dan minat anak-anak yang tinggi akan kerajinan tangan berbahan dasar limbah sampah, merupakan celah positif untuk meningkatkan kreativitas.

“Respon baik dari anak-anak MI NURUL Hidayah Yapia 01 juga membuktikan bahwa industri kreatif menjadi salah satu industri yang bagus untuk sekarang ini. Adapun kegiatan pengabdian ini kami lakukan, dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan pada anak-anak di MI Nurul Hidayah Yapia 01, agar anak-anak lebih kreatif, terampil, inovatif, dan imajinatif dalam mengeksploitasi kemampuan mereka dalam membuat kerajinan tangan dengan media limbah sampah.” Tutupnya. (Red/Arif).

Share :

Baca Juga

Tangerang Selatan

Satpol PP Tangsel Segel SPA di Serpong Terkait PPKM, Belasan Terapis Diamankan

PENDIDIKAN

Jelang Libur Idul Fitri 1446 H, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Gelar Pesantren Ramadhan

PENDIDIKAN

Tempuh Pendidikan, Pengacara Muda Asal Mataram jadi Mahasiswa di Perguruan Tinggi Hukum Militer

Tangerang Selatan

Pemkot Tangerang Selatan Dukung Perpanjangan PPKM

Tangerang Selatan

Reklame Non Permanen Tak Berijin ditertibkan Satpol PP Tangsel

BANTEN

BAPL Dijadikan Modal Renovasi, Ini Kata Walikota Tangsel

PENDIDIKAN

Belum Bayar Iuran ke RW, Sebuah Tempat PAUD Sementara Terpaksa Tutup

Tangerang Selatan

SMSI Berduka, Mantan Ketua PWI Pusat Margiono Tutup Usia