Home / RELIGI

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:20 WIB

Menurut Ilmu Tasawuf, Tanda-Tanda Hati Mulai Bercahaya Itu Ada Sembilan

Foto: Gusnur, Tokoh Spritual Muda Asal Kediri Jawa Timur.

Foto: Gusnur, Tokoh Spritual Muda Asal Kediri Jawa Timur.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG — Para ulama seperti Imam Al-Ghazali dan Ibnu Athaillah As-Sakandari sering menjelaskan tanda-tanda halus ini.

1. Mudah Mengingat Allah (Dzikir).
Hati terasa ringan untuk berdzikir, bahkan tanpa dipaksa. Nama Allah sering terlintas secara spontan.

Ketika hati sudah menemukan titik cahaya tersebut. Maka hati akan senantiasa selalu mengigat Allah , dalam keadaan duduk,berdiri,terbaring bahkan sekalipun sedang berjalan.

2. Tenang Saat Sendiri
Tidak gelisah saat sendiri, justru merasa nyaman dalam kesunyian karena hati dekat dengan Allah.

Jalan menuju Allah itu sepi namun membawa ketenangan , dalam ketenangan engkau mendapatkan kehadiran Allah disetiap hembusan nafasmu.

3. Berat Melakukan Maksiat
Dosa terasa menyakitkan. Bahkan maksiat kecil pun membuat hati gelisah dan menyesal.

Baca Juga  Mustofa Debu: Makam Keramat Syekh Buyut Jenggot Harus Dijaga, Dirawat, dan Dilestarikan

4. Cinta kepada Kebaikan
Hati condong pada amal shalih: shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan majelis ilmu. Senantiasa menjadikan hari-harinya penuh dengan manfaat baginya dan orang-orang sekitar.

5. Tidak Tergantung Dunia
Dunia tetap dijalani, tapi hati tidak terikat.
Kehilangan dunia tidak membuat hancur. Baginya dunia hanyalah perantara untuk menuju alam akhirat.

6. Lembut dan Penuh Kasih
Mudah iba, tidak kasar, dan cepat memaafkan.
Hatinya dipenuhi rahmat, bukan kebencian. Tidak menyimpan dendam,iri,dan dengki.

7. Menerima Takdir dengan Lapang
Ketika diuji, tidak banyak protes. Ada rasa ridha dan percaya pada ketentuan Allah. Sebab setiap yang terjadi adalah pelajaran dan ujian bagi hambanya. Inilah yang membedakan ahli ilmu dengan ahli hikmah.

Baca Juga  Safari Ramadhan di Berbagai Lokasi, ILUSI Mercu Buana Bagikan Santunan

8. Introspeksi Diri (Muhasabah)
Lebih sibuk melihat kekurangan diri daripada menyalahkan orang lain. Terlalu sibuk dengan memperbaiki diri sendiri sehingga tidak punya waktu untuk mengkritik dosa orang lain.

9. Rindu kepada Allah dan Akhirat
Hati sering merindukan perjumpaan dengan Allah, dan kehidupan akhirat terasa lebih nyata daripada dunia.

Semoga Allah Merahmati Kita Sekalian.. (Red)

Share :

Baca Juga

RELIGI

Spirit Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Nurul Yaqin Meneladani Ahlaq Rasullullah

RELIGI

Malam Jum’at yang Penuh Berkah: Mari Perbanyak Amal Shalih dan Berdoa

RELIGI

Do’a yang Bisa Muslim Baca dan Hafalkan di Hari Senin yang Istimewa

POLITIK

Hadiri Isra Mi’raj, Eva Elisa Wibisono: Teladani Sifat Kepemimpinan Rasulullah

RELIGI

Safari Ramadhan di Berbagai Lokasi, ILUSI Mercu Buana Bagikan Santunan

RELIGI

Masjid Madinahtul Umidiah Bojong Renged Dibangun, Tomas dan Pewakaf Letakan Batu Pertama

RELIGI

Keberkahan Menyantuni Anak Yatim, Eko: Allah Janjikan Ketentraman dan Kebahagiaan dalam Hidupnya

RELIGI

Warga CRK Sukabakti Gelar Pawai Meriah Menyambut Bulan Suci Ramadan