Home / Kabupaten Tangerang

Senin, 25 Juli 2022 - 15:35 WIB

Camat Minta Pasar Jambe diaktifkan, Aktifis : Kemana Aja Bos ?

SEKILASBANTEN.COM, Jambe, – Lokasi pembuangan sampah yang sebelumnya diperuntukan untuk pasar direkomendasikan pemerintah kecamatan Jambe untuk dikembalikan fungsinya.

Melalui surat beregistrasi 460/154. Pemerintah kecamatan Jambe meminta Disperindag Kabupaten Tangerang kembali mengaktifkan pasar yang saat ini dijadikan tempat pembuangan sampah.

Hal itu lantaran lokasi itu telah tersedia fasilitas pasar serta dalam rangka memanfaatkan fungsinya menggerakkan perekonomian masyarakat Jambe.

“Dalam rangka menggerakan perekonomian masyarakat masyarakat Jambe,” tulis surat yang ditandatangani camat Jambe H. Chaidir. S.Sos, Msi.

Menanggapi hal itu, H. Saleh Harahap Koordinator Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (Barata) menilai permintaan camat untuk kembali mengaktifkan pasar jambe sudah tidak lagi relevan.

Baca Juga  Penutupan MTQ Tingkat Desa di Kadu Curug, Haddad Alwi Pimpin Sholawatan

Hal itu menurut Aktifis yang akrab disapa Bung Harahap, pasar yang kini sudah dijadikan lokasi sampah sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Mau berapa digit lagi uang rakyat yang dihambur – hamburkan ?, karna berdasarkan pantauan kami dilokasi pasar itu sudah tidak lagi representatif,” jelasnya.

Disamping itu, lokasi yang dinilai kurang strategis menjadikan pasar jambe bukan pilihan bagi masyarakat dalam menggerakkan perekonomian seperti yang dimohonkan oleh camat Jambe.

“Kemana aja bos ?, Udah aja kajian awal dari pembangunan pasar itu ngawur, camat jangan juga ikutan ngawur,” ungkap Harahap.

Baca Juga  Cegah Bahaya Narkotika, Mahasiswa UNPAM Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi ke PKM Gelam Jaya

Menurut dia, kurang tepatnya kajian teknis yang sebelumnya dilakukan dan telah diimplementasikan oleh 2 dinas yakni DTRB dan Disperindag dalam pembangunan pasar jambe adalah bentuk ketidak mampuan keduanya dalam menggunakan anggaran rakyat.

“Tidak bisa diterima akal sehat, tentunya kami bakal melaporkan kondisi ini ke aparat penegak hukum, agar tidak ada lagi kejadian serupa,” ujar harahap.

Untuk diketahui, memprihatinkan. Selain tidak berpenghuni dan kumuh, bangunan yang dibangun menggunakan anggaran daerah Kabupaten Tangerang itu, kini menjadi tempat pembuangan sampah.(Red/cng)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Didampingi Babinsa Gempolsari Tim Nakes Datangi Warga Cacat Fisik Untuk Divaksin

Kabupaten Tangerang

Adakan Lomba Perdana, P3SI Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik

Kabupaten Tangerang

Tangan Kanan Bos Kontraktor Malah Lontarkan Kata-Kata Melecehkan Usai Diingatkan Teknis Pengerjaan Uditch di Legok Indah

Kabupaten Tangerang

Tagihan Capai Rp2.5 Juta, Pelanggan Perumdam TKR Meradang, Aktivis Ancam Demo

Kabupaten Tangerang

Penutupan MTQ Tingkat Desa di Kadu Curug, Haddad Alwi Pimpin Sholawatan

Kabupaten Tangerang

Pergudangan Prancis Dadap Dilalap Si Jago Merah, Beberapa Gudang Ludes Terbakar

Kabupaten Tangerang

Sambut Tahun 2024, Puluhan Anak-anak di Kosambi Mencuci Kaki Ibunya

Kabupaten Tangerang

Warga Kuta Baru Tolak Rencana Pemasangan Tiang Penyedia Internet