Home / KEPOLISIAN

Jumat, 22 Maret 2024 - 14:40 WIB

Gagalkan Perang Sarung, Polsek Ciledug Amankan 11 Remaja dan Panggil Orangtua

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG, — Personel Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 11 remaja yang hendak perang sarung, pada Rabu 20 Maret 2024 sekira jam 03.00 WIB.

Kesebelas remaja usia belasan itu diamankan di Jalan Sukarela, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melalui Kapolsek Ciledug, Kompol Saiful Anwar mengungkapkan para pelaku remaja yang diamankan ini masing-masing berinisial DMS (15), HAS (14), KA (15), DR (16), GDY (15), FAL (14), AGM (14), MAI (14), AS (17), FY (15) dan SI (14).

“Bahwa sebelumnya beredar di media sosial (medsos) ada sekelompok anak remaja telah melakukan perang sarung di depan Masjid Jami Nurussalam, Jalan Sukarela,” kata Saiful dalam keterangannya, Jumat (22/3/2024).

Baca Juga  Polisi Sapa Warga Yang Sedang Jalani Isolasi Mandiri

Lanjutnya, Kapolsek perbatasan kota Tangerang dan Jakarta Selatan tersebut segera menugaskan jajaran Polsek Ciledug untuk mengamankan belasan remaja yang merupakan pelaku perang sarung itu.

‘’Saat anggota tiba di lokasi, Mereka hendak perang sarung, antara kelompok remaja. Namun, rencana aksi perang sarung ini berhasil kita gagalkan,’’ ujarnya.

Dari tangan para remaja itu, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon genggam dan sarung yang sudah diikat seperti lilitan kabel.

“Dari hasil interogasi terhadap kesebelas anak remaja yang telah diamankan. Mereka mengaku melakukan perang sarung yang sebelumnya janjian melalui medsos instagram,” ungkap Saiful.

Ia menyampaikan, dari tindakan yang telah diambil, pihaknya memanggil para orangtua  dari 11 remaja itu. Termasuk memanggil tokoh masyarakat setempat. Mereka diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak lagi melakukan perbuatan tersebut.

Baca Juga  Kapolsek Curug Sambangi Warga Yang Sedang Jalani Isolasi Mandiri

“11 remaja itu sudah kami pulangkan ke orangtuanya masing-masing dengan perjanjian secara tertulis agar dikemudian hari tidak melakukan hal itu kembali, disaksikan para tokoh masyarakat dan orangtuanya,” jelas Saiful.

Sesuai atensi pimpinan, Dirinya mengimbau kepada masyarakat dan orangtua agar memperhatikan anak-anaknya saat berada diluar rumah, terlebih di malam hari, sehingga hal yang tak diinginkan tidak terjadi.

“Mari bersama kita ajarkan anak-anak kita untuk melakukan aktivitas yang positif diusianya. Lebih baik mengaji, belajar ilmu agama atau membangunkan sahur dengan cara-cara yang baik. Yang terpenting pengawasan ketat, pukul 10.00 WIB malam pastikan anak-anak harus sudah dirumah,”pungkasnya. (Red)

Share :

Baca Juga

KEPOLISIAN

Akselerasi Vaksin Booster Bulan Ramadhan, Polsek Curug Adakan di Dua Tempat

KEPOLISIAN

Tak Bosannya Polsek Curug Ajak Masyarakat Untuk Vaksinasi Lewat Slogan Nyok Kita Booster

KEPOLISIAN

Polsek Curug Dirikan Gerai Vaksinasi, Warga Cukanggalih Rela Antri Untuk Melakukan Vaksin

KEPOLISIAN

Truk Hino Tabrak Pohon dan Mobil Lain di Curug, Dua Kendaraan Ringsek

KEPOLISIAN

Apresiasi Relawan, Kapolri: Pandemi Covid-19 Bisa Dilalui Kalau Kita Bersatu

KEPOLISIAN

Lagi-Lagi Operasi Yustisi Yang Digelar Polsek Curug Jaring Warga Tak Pakai Masker

KEPOLISIAN

Polsek Curug Siap Amankan Malam Tahun Baru 2026 dengan Personil Gabungan

KEPOLISIAN

Bentuk Sayang Anak Yatim-piatu Polsek Pasar Kemis Berikan Pembinaan