Home / Tangerang Selatan

Jumat, 29 Oktober 2021 - 16:33 WIB

Hanya Menghabiskan Biaya, Fraksi Golkar Sebut PT. PITS Tidak Bermutu

SEKILASBANTEN.COM, TANGSEL – Persoalan polemik BUMD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang dinilai masyarakat masih belum memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD). Fraksi Golkar menyebut PT. PITS “La Yamutu Wala Yahya” dalam pengertian tidak bermutu cuma menghabiskan biaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Aziz Fraksi Golkar, sekertaris Komisi 3 DPRD yang secara pribadi juga mengeluh terhadap kinerja PT. PITS dan hanya menghabiskan biaya.

“PT. PITS ini seperti tidak hidup dan tidak mati, bahasa arabnya (La Yamutu Wala Yahya), karena penyertaan modal yang besar hingga puluhan miliar, namun sampai saat ini belum menghasilkan apapun, dan ekspektasi yang diharapkan tidak sesuai dengan realitas,” kata Muhammad Aziz pada acara FGD “Untung Rugi PT.PITS” Rabu, (27/10/21).

Sebelumnya pihak DPRD sudah sering kali melakukan rapat kordinasi dan menanyakan beberapa perihal, salah satunya menanyakan mesin insenerator yang saat ini terbengkalai tidak bisa digunakan.

“Kami juga sangat menyangkan terkait mesin insenerator yang saat ini hanya jadi bangkai, sudah belanjanya mahal, tapi tidak bisa digunakan, kalo bisa dijual menurut saya, namun siapa yang mau beli juga, ya kan,” jelas Muhammad Aziz.

Di tempat yang sama Hariyanto LSM LIPKOR menjelaskan bahwa PT. PITS seharusnya diamputasi karena sampai saat ini PT. PITS masih menyisakan hutang sebesar 23 milyar jadi tidak ada untungnya PT. PITS ini.

“Bicara untung rugi PT. PITS sama sekali kita melihat tidak adanya untung dari pengelolaan bisnisnya, toh sampai saat ini laporan RUPSnya saja masih menyisakan hutang sebesar 23 milyar, jadi jangan diberikan insentif terus menerus, jika memang tidak profit amputasi saja, fokus pada satu bidang usaha, jangan serakah semua mau diambil, air diambil, pasar juga mau dikelola, mau jadi apa BUMD ini,” jelas Heri LIPKOR sapaan akrabnya. (Red/Dh).

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

Webinar Parenting FKOMG SD Islam Cikal Harapan 1 BSD, Bahas Terkait Blended Learning

Tangerang Selatan

Tuntut Oknum Satpol PP Lakukan Pengancaman Terhadap Wartawan Ditindak Tegas, Forwat Geruduk Pemkot Tangsel

Tangerang Selatan

Terpilih Jadi Ketua, Jurnalis Radio Elsinta Mus Mulyadi Siap Pimpin Pokja WHTR Periode 2024-2027

BISNIS

Desainer Muda Amalia Effendi Tetap Berkarya Meski Dalam Situasi Pandemi

Tangerang Selatan

Buntut Intimidasi Kerja Jurnalis, Puluhan Wartawan Geruduk Pemkot Tangsel

Tangerang Selatan

Adakan Halal Bihalal, Kediaman H. Amjat Dores dibanjiri Tokoh Tangsel

Tangerang Selatan

Jelang Idul Adha di Tangsel, Pedagang Ternak: Tahun Ini Kambing Lebih Banyak Pembeli

Tangerang Selatan

Mahasiswi Stisnu Tangerang Melaksanakan Kegiatan Praktik Profesi Lapangan di KUA Serpong Utara