Home / OLAHRAGA

Sabtu, 11 April 2026 - 19:34 WIB

Gandeng Himpsi, PERBASI Kota Tangerang Gelar Psikotes Atlet dan Pelatih

Foto: Ketua PERBASI Kota Tangerang, Andri S. Permana.

Foto: Ketua PERBASI Kota Tangerang, Andri S. Permana.

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Tangerang menggandeng Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Provinsi Banten menggelar psikotes bagi atlet dan pelatih bola basket, di Gedung KNPI Kota Tangerang, Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV).

Ketua Umum PERBASI Kota Tangerang, Andri S. Permana, menegaskan bahwa kesiapan atlet tidak hanya diukur dari aspek fisik dan teknik, tetapi juga kekuatan mental dan stabilitas emosi.

“Prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga kekuatan mental serta kemampuan mengelola tekanan. Melalui psikotes ini, kami ingin mendapatkan gambaran komprehensif kondisi psikologis atlet dan pelatih,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi dengan HIMPSI Provinsi Banten menjadi langkah strategis untuk memastikan asesmen dilakukan secara profesional dan objektif. Hasil psikotes nantinya akan dijadikan bahan evaluasi serta dasar penyusunan program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Persikota Optimis Hadapi Kompetisi Liga 3 Banten

“Kami berharap ini menjadi program berkelanjutan dan contoh bagi cabang olahraga lain, agar pembinaan atlet dilakukan secara holistik, tidak hanya unggul secara skill tetapi juga tangguh secara mental,” tambahnya.

Sementara itu, Psikolog HIMPSI Banten, Yohanes Ari Setiawan, M.Psi, menyebut langkah yang dilakukan PERBASI Kota Tangerang sebagai terobosan positif, bahkan menjadi yang pertama untuk cabang olahraga basket di tingkat provinsi Banten.

“Peran psikolog dalam olahraga sangat penting, terutama dalam menjaga mental atlet. Orang tua juga harus mendukung tanpa memberikan tekanan berlebih. Anak perlu didampingi secara emosional, bukan dibebani tuntutan,” jelasnya.

Ia mengingatkan, tekanan berlebih dari lingkungan, baik pelatih maupun orang tua, dapat berdampak buruk pada kondisi mental atlet, terutama saat mengalami kekalahan.

Dalam psikotes ini, lanjutnya, peserta akan menjalani sejumlah asesmen, mulai dari tes inteligensi, kepribadian, hingga gaya kerja dan komunikasi. Hasilnya akan digunakan untuk menentukan pendekatan yang tepat dalam pembinaan masing-masing individu.

Baca Juga  Mendadak Basket di Lapangan Jelek, Mendadak Dewa United Bermarkas di Kota Tangerang

“Ini bukan soal benar atau salah, tetapi soal kecocokan dan bagaimana pendekatan terbaik untuk setiap atlet,” katanya.

Dukungan juga datang dari orang tua atlet. Taufan, orang tua dari Aisyah Kirah yang mengikuti kategori 5×5 PORPROV, mengaku melihat perubahan positif pada anaknya sejak aktif di dunia basket.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Anak saya jadi lebih aktif, tidak hanya bermain gadget. Banyak manfaat yang dirasakan, terutama dalam membentuk karakter dan kedisiplinan,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PERBASI Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pembinaan atlet, demi mencetak pemain basket yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki mental kuat dan karakter unggul. (Red/qor)

Share :

Baca Juga

OLAHRAGA

Pekan Ke-17 Super League Persita Tekuk Borneo FC 2-0

OLAHRAGA

/Kesebelasan Kota Tangerang Tertahan ke Final Lewat Adu Penalti

OLAHRAGA

Jalin Silaturahmi, Forwat dan Koramil 06 Cibodas Bermain Bola Bersama di Lapangan Palapa
Mengukur Kualitas Atlet, Forki Kabupaten Tangerang Gelar Psikotes

OLAHRAGA

Mengukur Kualitas Atlet, Forki Kabupaten Tangerang Gelar Psikotes

OLAHRAGA

Dari Ratusan Peserta Reynaldi Julian Aldo Lolos Dengan Urutan Pertama di EPA U-14

OLAHRAGA

Koni Cup 2024 Kabupaten Tangerang Berakhir, Atlet IPSI Rajeg Raih 1 Medali Emas, 7 Perak dan 7 Perunggu

OLAHRAGA

Persita Tangerang Raih 3 Poin Usai Berduel Dengan Dewa United

OLAHRAGA

IPSI Rajeg Gelar Pelatihan Wasit Juri dan Pelatih Atlet