Home / Kota Tangerang

Sabtu, 26 Maret 2022 - 18:03 WIB

Jualan Sembako, Sekertaris LSM GNRI Banten Kritik PT. TNG Dinilai Bisa Membunuh UKM

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Dinilai kurang inovatif, aji mumpung dan bisa membunuh UKM di Kota Tangerang, Sekertaris LSM GNRI mengkritik kebijakan BUMD Kota Tangerang PT. Tangerang Nusantara Global (TNG) yang menjual sembako.

Berdasarkan surat penawaran harga paket sembako PT. TNG yang ditujukan kepada Kepala OPD Pemkot Tangerang tertanggal 11 Februari 2022, terdapat 4 (empat) jenis sembako dengan jumlah harga paket Rp. 99.500.

Menyoal Paket sembako yang dijual oleh PT. TNG, Sekertaris LSM GNRI Ajis Pramuji angkat bicara,

“Saya melihatnya bukan bagian dari inovasi usaha PT. TNG, tapi terkesan aji mumpung dengan memanfaatkan Surat Edaran Sekretariat Daerah tentang Tangerang Bersedekah agar seluruh OPD di Kota Tangerang membeli paket sembako kepada PT. TNG pada momentum HUT Kota Tangerang ke-29″, ujar Ajis Pramuji.

Lebih lanjut Ajis mengatakan bahwa usaha PT. TNG dengan menjual paket sembako kepada OPD bisa berakibat tidak berkembangnya sektor UKM di Kota Tangerang, coba kalau OPD membeli paket sembako kepada pelaku UKM, mungkin itu lebih baik lagi, bisa membantu usaha UKM warga ditengah situasi pemulihan pandemi Covid-19 dan bisa mendapatkan harga paket sembako yang kompetitif dan lebih murah dari harga PT. TNG, banyak pelaku UKM yang mampu menyediakan paket sembako, bukan cuma PT. TNG.

Baca Juga  Gencarkan Patroli, Polrestro Jakpus Amankan Kembali 169 Remaja Saat Konvoi Berdalih Bagi Takjil

“Walaupun PT.TNG sebagai BUMD yang berorientasi profit oriented, tetapi tetap harus mempertimbangkan aspek sosial ekonomi masyarakat, jangan merebut sektor usaha publik, jangan aji mumpung memanfaatkan situasi dan fasilitas yang akhirnya bisa “membunuh” usaha UKM masyarakat. Saya khawatir nanti bisa saja PT. TNG membuka kantin yang ada di kawasan Puspem Kota Tangerang jualan nasi dan pegawai pemkot harus beli makan siang di kantin PT. TNG”. Ujar Ajis.

Lebih jauh Ajis berharap agar PT. TNG dalam berinovasi usaha harus mempertimbangkan aspek sosial ekonomi mayarakat, jangan aji mumpung, jangan memanfaatkan fasilitas dan kemudahan dari Pemerintah Daerah, jangan sampai terkesan memonopili sektor usaha publik untuk mendapatkan keuantungan, mending kalau untung, bisa saja terjadi kerugian.

Baca Juga  Tanpa Papan Nama, Praktik Bidan di Kunciran Indah Diduga Belum Ada Izin

Sebelumnya PT. TNG sudah memiliki dan menjual beras kemasan merk “Pulen jasa”. Ajis Pramuji menegaskan,

“jika produk paket sembako dan beras merk “Pulen Jasa” ini bagian dari Bisnis Plan PT.TNG jelas ini akan berdampak negatif untuk perkembangan UKM di Kota Tangerang, iini harus di evaluasi oleh jajaran komisaris atas kebijakan Direktur PT.TNG yang jualan sembako. Inovasi dan kreativitas usaha itu penting, tapi jangan mengganggu sektor usaha UKM”, tutup Sekertaris LSM GNRI Ajis Pramuji. (Red/Ndra)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Masuki Caturwulan III, Dr. Nurdin Minta ASN Tancap Gas Tingkatkan Kwalitas Pelayanan

Kota Tangerang

Safari Ramadan ke Kota Tangerang, Andra Soni Apresiasi Program Pendidikan Gratis Pemkot

Kota Tangerang

Warna Warni Ramadhan Bersama Keluarga Somat dan Festival Jajanan Takjil ‘Umami Eats Unjuk Rasa’ Ramaikan Ramadhan di Tangcity Mall

Kota Tangerang

Buka Giat Sosialisasi PATBM dan DKRPPA, Maryono Serukan Gerak Bersama Cegah Kekerasan

Kota Tangerang

Sampaikan Raperda APBD 2026, Sachrudin Optimis Realisasikan Program Pembangunan

Kota Tangerang

Al-A’zhom Kembali Dipadati Jemaah, Maryono: Cahaya Hati Menjadi Bekal Jelang Ramadan

Kota Tangerang

Sidang Isbat Nikah Digelar, Sachrudin: Perkuat Perlindungan Keluarga

Kota Tangerang

Pasca Hujan Deras, Dua RW di Perumahan Cimone Permai  Tergenang Air