Home / Kota Tangerang

Kamis, 2 April 2026 - 15:47 WIB

Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat

Foto: Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA),di Aula Lantai 4 Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (02/04/2026).

Foto: Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA),di Aula Lantai 4 Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (02/04/2026).

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Anak-anak merupakan investasi paling berharga bagi masa depan bangsa dan daerah. Mereka bukan hanya penerus, tetapi juga penentu arah kemajuan di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA),di Aula Lantai 4 Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (02/04/2026).

“Pembangunan kota tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

Maryono menegaskan, KLA merupakan komitmen moral bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya secara utuh, mulai dari hak hidup, tumbuh dan berkembang, perlindungan, hingga partisipasi.

Ia juga menekankan, pemenuhan hak anak bukan tanggung jawab satu perangkat daerah saja, melainkan kerja kolektif seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

“Isu seperti stunting, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penyediaan ruang bermain ramah anak harus ditangani secara terintegrasi dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga  4 Ruas Jalan Diperbaiki, Pemkot Tangerang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak, khususnya perangkat daerah terkait, menjadi kunci agar pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur berjalan selaras dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, Maryono juga mengajak semua pihak untuk terus adaptif dan inovatif dalam menghadirkan solusi terbaik bagi anak-anak di Kota Tangerang.

Selain itu, ia menekankan pentingnya evaluasi yang jujur dan menyeluruh terhadap 24 indikator KLA yang terbagi dalam lima klaster. Ia mengingatkan agar tidak hanya fokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan dampak nyata di lapangan.

“Sistem perlindungan anak harus berjalan hingga tingkat RT dan RW. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan, perundungan, maupun eksploitasi anak di Kota Tangerang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maryono, juga mengapresiasi capaian Kota Tangerang yang telah meraih enam penghargaan KLA sejak 2017 hingga 2023, serta kembali meraih kategori Nindya pada tahun 2025.

Baca Juga  Wujudkan Good Government, Pemkot Gelar Kegiatan Penyusunan Manajemen Risiko

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan pengingat bahwa masih ada pekerjaan besar, terutama dalam memastikan pemerataan kualitas perlindungan dan pemenuhan hak anak di seluruh wilayah.

“Kita ingin Kota Tangerang bukan hanya disebut sebagai KLA, tetapi benar-benar dirasakan layak oleh setiap anak hingga ke lingkup terkecil,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Maryono berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret, inovatif, dan berdampak nyata. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus melangkah dengan kepedulian, komitmen, dan semangat inovasi demi masa depan anak-anak yang lebih baik.

“Karena masa depan anak-anak kita bukan hanya untuk dipikirkan, tetapi untuk kita perjuangkan bersama,” tutupnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Sachrudin Ajak Warga dan Pelaku Usaha Berpartisipasi

Kota Tangerang

Aksi Solidaritas dan Dukungan untuk Palestina, Ribuan Warga Tangerang Padati Taman Elektrik

Kota Tangerang

TPT Kota Tangerang 2025 Turun, Pengamat Apresiasi Kebijakan Ketengakerjaan Pemkot

Kota Tangerang

Minggu Kedua Gelar Apel Pagi, Sachrudin Pinta Pegawai Bergerak Cepat Layani Masyarakat

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Lakukan Sosialisasi Persuasif, Ajak Pedagang Berjualan dengan Tertib

Kota Tangerang

Pemkot Uji Coba Mekanisme Baru Vaksinasi Covid-19

Kota Tangerang

Warga dan Aktivis Kecam Dugaan Prositusi dan Miras Ilegal di Karaoke Western

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrim Sebesar 0,86 Persen