SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui dukungan pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Tangerang.
Bekerja sama dengan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Kabupaten Tangerang, LPKR memberikan bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan sekolah senilai puluhan juta selama satu tahun kepada empat anak yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat melalui Forum TSLP Kabupaten Tangerang.
Secara simbolis pemberian bantuan tersebut dilakukan oleh Executive Director TMD Lippo Village Danang Kemayan Jati kepada Ketua Forum TSLP Kabupaten Tangerang Marlan Akip, di Masjid Al Ikhlas, Jalan Kano, Perum Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (27/8).
Danang Kemayan Jati menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari partisipasi LPKR dalam program CSR yang diinisiasi Forum TSLP Kabupaten Tangerang.
Program diprioritaskan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dan pengembangan LPKR, sebagai bagian dari komitmen Perseroan untuk tumbuh bersama komunitas di sekitarnya.
Bagi LPKR, dukungan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi bagian dari upaya membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat di wilayah tempat perusahaan beroperasi.
Pendekatan ini juga sejalan dengan komitmen LPKR yang menempatkan community engagement sebagai bagian dari upaya menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.
Implementasi “Lippo untuk Indonesia PASTI”
Dukungan pendidikan melalui Forum TSLP ini sekaligus menjadi implementasi “Lippo untuk Indonesia PASTI”, kerangka community engagement LPKR yang mencakup lima pilar: Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, dan Independen.
Dukungan pendidikan bagi empat anak tersebut secara langsung sejalan dengan pilar Pintar, yang berfokus pada peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas.
“Kami menyadari pendidikan adalah investasi jangka panjang. Sementara itu, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Forum TSLP Kabupaten Tangerang memastikan dukungan tepat sasaran dan kami berharap keberadaan LPKR harus membawa manfaat bagi komunitas sekitar,” ujar Danang Kemayan Jati.
Patut diketahui, komitmen tersebut juga merupakan bagian dari agenda sosial LPKR yang terus diperluas.
Sepanjang 2024-2025, melalui “Lippo untuk Indonesia PASTI”, telah dijalankan lebih dari 100 program CSR yang menjangkau lebih dari 192 ribu penerima manfaat di empat provinsi dan sembilan kota di Indonesia.
LPKR menargetkan sedikitnya 5.000 kegiatan masyarakat dan 1 juta penerima manfaat melalui “Lippo untuk Indonesia PASTI” hingga 2030.
Lebih dari sekadar bantuan biaya pendidikan, program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kesempatan bagi anak-anak untuk terus belajar dan mempersiapkan masa depan.
Bagi LPKR, dampak keberlanjutan tidak selalu dimulai dari program berskala besar, tetapi dapat tumbuh dari kontribusi yang tepat sasaran dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.
Melalui kolaborasi dengan Forum TSLP Kabupaten Tangerang, LPKR berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan “Lippo untuk Indonesia PASTI”, bahwa membangun Indonesia yang lebih baik juga berarti ikut membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi masa depan. (Red)
























