Home / BANTEN / Kabupaten Tangerang

Minggu, 29 Juni 2025 - 12:36 WIB

Jadi Bulan-Bulanan Banjir, Warga Desak Pemkab Tangerang Percepat Dibuatkan Tandon

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Warga di Kelurahan Binong Kecamatan Curug, Tangerang, meminta agar segera dibuatkan tandon air. Permintaan ini muncul sebagai upaya untuk mengatasi masalah banjir yang sering melanda wilayah tersebut, terutama saat hujan deras.

Tandon air diharapkan dapat menampung air hujan dan mencegah terjadinya banjir yang merugikan warga.

Ketua Forum Jurnalis Binong, Ryan Plonthoz, sekaligus warga Kelurahan Binong mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk segera mempercepat pembangunan tandon (penampungan air) guna mengurangi masalah banjir di wilayah Kelurahan Binong.

Desakan ini disampaikan setelah rapat verifikasi penyerahan prasarana yang diadakan pada Jumat, 13 Juni lalu, yang dihadiri oleh Camat Curug, Arif Rachman Hakim, S.STP., M.Si, serta perwakilan dari Dinas Perumahan Pemukiman dan Pemakaman, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Dinas Bina Marga, dan bagian Aset (BKAD) Kabupaten Tangerang.

Ryan menegaskan bahwa sarana dan utilitas perumahan berupa fasum-fasum yang direncanakan untuk tandon dan pencegahan banjir di wilayah Kelurahan Sukabakti dan Binong, bekerja sama dengan PT. Purinusa Jayakusuma, merupakan langkah positif bagi pemerintah daerah dan pengembang. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai waktu pelaksanaan proyek tersebut.

Baca Juga  PWI Banten Bakal Gelar OKK Gratis Bulan Ini, Cek Syarat Syaratnya

“Jangan hanya janji-janji manis dari Pemkab Tangerang terkait permasalahan banjir di wilayah Kelurahan Binong, khususnya di Perumahan Binong Permai, Saribumi Indah, dan sekitarnya,” ungkap Ryan.

Pembangunan perumahan atau cluster semakin marak, seperti di Curug Wetan oleh pengembang besar Lippo Grup dan Aryana oleh PT. Purinusa Jayakusuma yang berada di Sukabakti. Namun, Ryan mencurigai bahwa Pemkab Tangerang tampak ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap pengembang tersebut.

“Biasanya hanya ada janji dan upaya untuk menenangkan masyarakat. Kami butuh bukti nyata,” tegasnya.

Baca Juga  Ketua HIPMATA : Bangunan Tak Berizin di Rajeg Harus Ditindak Tegas Jangan Terkesan Ada Pembiaran

Ryan juga meminta Pemkab Tangerang, Bupati Tangerang, Gubernur Banten, dan Anggota DPRD Kabupaten/Provinsi untuk menekankan kepada pengembang agar dampak lingkungan, seperti banjir di Binong Permai, tidak berlarut-larut dan menjadi kekhawatiran masyarakat saat hujan turun pada Sabtu, 28 Juni 2025.

“Kami butuh bukti nyata, bukan sekadar janji dan omong kosong,” tutupnya.

Seharusnya Pemkab Tangerang jadikan prioritas pembangunan Saluran Drainase (got) jangan pembangunan jalan dan lain-lain yang bukan menjadikan prioritas.

Penting bagi semua pihak untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah banjir yang telah menjadi perhatian serius masyarakat. Diharapkan, langkah-langkah konkret segera diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga di wilayah tersebut. (Ris/Yusuf)

Share :

Baca Juga

Kota Serang

Kiprah Waketum Alibaba Andri Haryanto Menjadi Pengurus Golkar

BANTEN

Terbukti Sediakan Layanan Prostitusi, Pemkot Tengerang  Resmi Tutup Operasional Hotel Alona
Buntut Peristiwa Saling Pukul di Proyek Forest Duo Kedua Belah Pihak Saling Lapor Polisi

Kabupaten Tangerang

Buntut Peristiwa Saling Pukul di Proyek Forest Duo Kedua Belah Pihak Saling Lapor Polisi

Kabupaten Tangerang

Kali Kedua, Grandong Gelar Baksos Bagikan Takjil di Citra Raya

Kabupaten Tangerang

Ramadhan 1442 Hijriah LPRI DPD Banten Gelar Santunan dan Berbuka Puasa Bersama

Kabupaten Tangerang

Bocah SMP Ditemukan Tewas Tergantung di Sepatan Timur

Kabupaten Tangerang

Kapolsek Sepatan Klarifikasi Terkait Viralnya Berita Pengusiran Wartawan Saat Meliput PAW Kades

BANTEN

PSBB ke VI, Gubernur Banten Pinta Bupati dan Walikota Konsisten